Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Libur Panjang, Satgas Covid-19: 'Staycation' Paling Aman!

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menjelaskan pada dua periode libur panjang sebelumnya terjadi lonjakan tajam kasus Covid-19.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  18:34 WIB
Juru Bicara Pemerintah Dokter Reisa Broto Asmoro di Kantor Presiden, Senin (21/9 - 2020) / Youtube Setpres
Juru Bicara Pemerintah Dokter Reisa Broto Asmoro di Kantor Presiden, Senin (21/9 - 2020) / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah mendorong masyarakat agar lebih memilih staycation di rumah pada masa lebih panjang pekan depan.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan libur panjang yang jatuh pada 28 Oktober - 1 November akan menjadi momentum tantangan bagi masyarakat untuk menguji kedisplinan protokol kesehatannya.

Hal ini mengingat pada dua periode libur panjang sebelumnya telah memberikan pelajaran penting lantaran kasus Covid-19 melonjak tajam. 

Untuk itu, masyarakat didorong untuk lebih memilih staycation atau berlibur di rumah saja. 

"Pilihan ini adalah yang paling aman karena kita yang mengendalikan lingkungan rumah kita menjalankan protokol kesehatan pafa keluarga," ujarnya, Jumat (23/10/2020).

Jangan lupa, katanya, pastikan peredaran udara segar lancar di dalam rumah dengan membuka ventilasi atau jendela. Sinar matahari juga harus dibiarkan masuk. 

Banyak acara seru yang dapat menjadi pilihan yakni virtual tour ke tempat-tempat wisata yang tersedia di situs internet. 

Kendati demikian, bagi masyarakat yang sudah bertekad untuk melakukan perjalanan ke luar kota pada libur panjang kali ini, diharapkan mempertimbangkan moda transportasi yang dipilih.

"Pastikan moda transportasi yang betul-betul mempraktikkan protokol kesehatan dengan ketat seperti maskapai penerbangan atau kereta api," ungkap Reisa.

Apabila memakai transportasi umum, maka pelancong harus melakukan pemesanan tiket sejak jauh-jauh hari sehingga dapat terhindar dari antrean membeli tiket atau saat rapid test

"Dalam perjalanan, [pelancong] wajib tetap memakai masker. Hindari makan atau minum atau mengobrol panjang di dalam pesawat, kereta, atau bus," ujarnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top