Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diresmikan Jokowi, Ini 'Sultan' Pemilik Pabrik Gula Raksasa di Bombana

Pabrik gula raksasa di Bombana itu di bawah kendali PT Prima Alam Gemilang. Perusahaan itu anak usaha Jhonlin Group. Adapun Jholin Group dimiliki oleh Andi Syamsuddin Arsyad. Apakah ada kaitan dengan Presiden Jokowi?
Hendri Tri Widi Asworo
Hendri Tri Widi Asworo - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  15:56 WIB
Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. - Youtube
Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik gula berkapasitas terbesar di Indonesia yang berada di Bombana, Sulawesi Tenggara hari ini, Kamis (22/10/2020). Siapakah pengusaha tajir pemilik pabrik tersebut?

Berdasarkan siaran pers dari Istana, Jokowi mengapresiasi pembangunan pabrik gula yang dioperasikan oleh PT Alam Gemilang. Presiden memuji karena pengusaha tersebut berani membuka usaha di tempat yang terbilang terpencil.

"Ini adalah sebuah keberanian. Keberanian membuka sebuah investasi dan usaha di tempat ini [Bombana]. Ini yang harus kita apresiasi dan hargai," ujarnya dalam siaran pers yang dikutip Bisnis, siang ini.

Adapun catatan Bisnis, pemilik pabrik gula itu bernama lengkap PT Prima Alam Gemilang. Perusahaan itu adalah anak usaha PT Jhonlin Batu Mandiri (Jhonlin Group). Adapun Jholin Group dimiliki oleh Andi Syamsuddin Arsyad.

Pengusaha kaya asal Bone, Sulawesi Selatan, itu biasa disapa dengan sapaan Haji Isam. Dia justru terkenal sebagai penambang batu bara di Batu Licin, Kalimantan Selatan. Bahkan, kantor pusatnya dari semula di Jakarta dipindah ke Tanah Bumbu, Kalsel.

PT Jhonlin Group adalah induk dari usahanya. Perusahaan ini memiliki beberapa linis bisnis dan unit usaha di berbagai bidang, seperti pertambangan batu bara, jasa pelabuhan, bongkar-muat di laut lepas, dan bisnis infrastruktur.

Haji Isam juga memiliki perusahaan PT Jhonlin Agro Mandiri yang bergerak di bidang pengolahan karet remah dan minyak sawit (crude palm oil). Dia juga tercatat memiliki persewaan pesawat jet pribadi.

Menurut informasi, Haji Isam yang hobi mobil balap ini memiliki koleksi mobil berharga miliaran rupiah hingga tim balap Jhonlin Racing Team yang memiliki fasilitas kelas dunia di Batu Licin.

Selain pengusaha, Haji Isam adalah politisi. Dia adalah anggota Partai Amanat Nasional (PAN). Dia sempat membuat gempar karena dukungan DPW PAN Kalsel kepada pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Pasalnya, PAN secara resmi menjatuhkan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Haji Isam juga tercatat sebagai bekas Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional atau Jokowi – Ma’ruf Amin. Namun, belakangan dikabarkan Haji Isam mundur dari PAN.

Aktivitas pabrik gula milik PT Prima Alam Gemilang di Bombana, Sulawesi Tenggara./Bisnis

PABRIK RAKSASA

Kembali ke soal perusahaan Haji Isam di Bombana, pabrik gula ini memiliki kapasitas berproduksi sebanyak 12.000 ton cane per day (TCD). Ini adalah pabrik gula dengan jumlah produksi terbesar di Indonesia yang dimiliki oleh pengusaha dalam negeri.

Tak tanggung-tanggung, pabrik yang dibangun sejak 2016 ini memiliki nilai investasi sekitar Rp5 triliun. Bahan baku dipasok dari petani tebu inti plasma seluas 22.797 hektare. Disebutkan bahwa pabrik ini mampu menyerap 15.000 tenaga kerja.

Direktur Utama PT PAG Bombana Arif Efendi sebelumnya mengatakan saat ini Pabrik Gula Bombana sudah menggunakan teknologi canggih yang didukung automatisasi. Hal ini sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

"Sehingga kami mampu menghasilkan produk dengan incumsa di bawah 100 UI dan total Losis di bawah 1,8 pol gula," ungkapnya dalam siaran pers, Rabu (26/8/2020).

Produksi gula di Indonesia saat ini sebesar 2,2 juta ton per tahun, sementara kebutuhan gula nasional mencapai 5,8 juta ton per tahun sehingga masih terjadi defisit cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi pabrik gula
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top