Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Indonesia di Atas Rata-Rata Dunia

Kecenderungan penurunan angka case fatality rate akibat Covid-19 di Indonesia merupakan sebuah harapan positif dalam mengatasi masalah pandemi tersebut.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  07:26 WIB
Suasana Graha Wisata Ragunan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi mandiri pasien COVID-19 di Jakarta, Rabu (30/9/2020). Graha Wisata Ragunan menyiapkan 76 kamar yang dapat menampung 152 pasien isolasi orang tanpa gejala (OTG) COVID-19. ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Suasana Graha Wisata Ragunan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi mandiri pasien COVID-19 di Jakarta, Rabu (30/9/2020). Graha Wisata Ragunan menyiapkan 76 kamar yang dapat menampung 152 pasien isolasi orang tanpa gejala (OTG) COVID-19. ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kesembuhan secara global.

Sampai 19 Oktober 2020, katanya saat menghadiri HUT Ke-56 Golkar, kasus Covid-19 Jakarta secara global dilaporkan sebanyak 39.688.941, meninggal 1.110.271 jiwa.

Posisi Indonesia ada di peringkat 19 kasus terbanyak yakni 365.240 kasus di 34 provinsi 501 kabupaten/kota.

“Kalau kita lihat dibandingkan dengan dunia, maka kita sudah melihat bahwa angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia lebih tinggi dari angka kesembuhan global,” katanya seperti dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, Kamis (22/10/2020).

Angka kesembuhan Indonesia tercatat 79,19 persen diatas angka kesembuhan global 69,97 persen, namun di sisi lain angka kematian (case fatality rate) Indonesia meskipun turun dibanding sebelumnya, yakni 3,45 persen dari sebelumnya 3,54 persen, angka tersebut masih tetap di atas rata-rata kematian global sebesar 2,8 persen.

Menkes Terawan menilai bahwa kecenderungan penurunan angka case fatality rate akibat Covid-19 di Indonesia merupakan sebuah harapan positif dalam mengatasi masalah pandemi tersebut.

“Kita bisa melihat ada harapan positif dari angka kesembuhan terus meningkat yang mencapai di atas 79 persen dan kecenderungan angka kematian [case fatality rate] yang terus menurun,” tuturnya.

Peningkatan angka kesembuhan dan penurunan angka case fatality rate tidak lepas dari strategi penanganan Covid-19 yang dilakukan. Strategi penanganan Covid-19 di Indonesia, lanjut Terawan, tidak berbeda dengan strategi yang dilakukan dunia yakni detect, prevent, dan response.

Strategi tersebut mengacu pada aturan yang sudah dilaksanakan dan diamanatkan oleh Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization).

Detect kita lihat mulai dari tindakan cegah tanggap di pintu masuk negara, kita juga menyiapkan laboratorium, RS rujukan, hingga pemberdayaan masyarakat,” kata Menkes.

Prevent atau pencegahan mulai dari 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun, sedangkan untuk response itu terkait dengan tata laksana penanganan kasus, penelusuran kontak, peningkatan komunikasi risiko.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb kementerian kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top