Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Presiden Bulgaria Rumen Dikarantina

Menteri Kesehatan Kostadin Angelov mengatakan Radev harus menjalani isolasi mandiri sebagai langkah antisipasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  07:44 WIB
Presiden Bulgaria Rumen Dikarantina
Presiden Bulgaria Rumen Radev. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Bulgaria Rumen Radev harus menjalani isolasi mandiri sambil menunggu hasil tes Covid-19 setelah pekan lalu melakukan kontak dengan pejabat tinggi militer, yang terbukti positif Covid-19, menurut menteri kesehatan, Selasa (20/10/2020).

Radev berkunjung ke Estonia pada Senin (19/10/2020), namun ia mempersingkat kunjungannya dan kembali pada Selasa (20/10/2020) malam.

Presiden menunjukkan kepada wartawan di bandara Sofia hasil negatif Covid-19, yang ia lakukan selama perjalanan. Namun, Menteri Kesehatan Kostadin Angelov mengatakan Radev harus menjalani isolasi mandiri sebagai langkah antisipasi, menyusul pertemuannya dengan komandan pasukan udara Bulgaria pada Jumat (16/10/2020).

Belum diketahui pasti apakah Radev akan melakukan tes Covid-19 lainnya atau seberapa lama ia akan dikarantina. Presiden mengaku tidak mengalami gejala apa pun.

"Sejak awal krisis Covid-19, saya terus menerus melakukan kontak dengan ribuan warga di seluruh negeri, namun secara ketat saya mematuhi semua aturan kesehatan dan tidak memiliki masalah apa pun, sama halnya dengan saat ini," ucap Radev.

"Kondisi fisik saya sempurna, tanpa gejala infeksi apa pun," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BULGARIA Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top