Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bareskrim Polri Berencana 'Meminjam' Benny Tjokro dari Jaksa

Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Benny Tjokro terkait kasus dugaan tindak pidana perbankan, pasar modal dan pencucian uang PT Hanson International Tbk dan PT Koperasi Hanson Mitra Mandiri.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  20:13 WIB
Direktur Utama PT Hanson International Tbk. (MYRX) Benny Tjokrosaputro berjalan meninggalkan gedung bundar Kejaksaan Agung usai diperiksa sebagai saksi di Jakarta, Senin (6/1/2020). - ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Direktur Utama PT Hanson International Tbk. (MYRX) Benny Tjokrosaputro berjalan meninggalkan gedung bundar Kejaksaan Agung usai diperiksa sebagai saksi di Jakarta, Senin (6/1/2020). - ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Benny Tjokroseputro alias Benny Tjokro pada pekan ini.

Benny Tjokro akan diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana perbankan, pasar modal dan pencucian uang PT Hanson International Tbk dan PT Koperasi Hanson Mitra Mandiri.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Polisi Helmy Santika menyebutkan pemanggilan terhadap Benny Tjokro kemungkinan dilakukan tim penyidik pada pekan ini.

Helmy menjelaskan pihak penyidik Dit Tipideksus telah berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang tengah menahan terdakwa Benny Tjokro dalam perkara tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Koordinasi dengan jaksa dimaksudkan agar Benny Tjokro bisa dipinjamkan demi kepentingan pemeriksaan perkara dugaan tindak pidana perbankan, pasar modal dan pencucian uang PT Hanson International Tbk dan PT Koperasi Hanson Mitra Mandiri.

"Penyidik masih berkoordinasi dengan JPU dan pihak pengadilan untuk pemeriksaan kepada yang bersangkutan. Jadi mengingat padatnya jadwal persidangan, pekan ini mungkin," tuturnya, Rabu (21/10/2020).

Helmy mengakui alasan tim penyidik Bareskrim belum melimpahkan berkas kasus 13 orang tersangka lantaran belum mengambil keterangan dari Benny Tjokro. 

Helmy optimistis, setelah penyidik memeriksa Benny Tjokro, berkas perkara siap untuk dilimpahkan.

"Tidak harus menunggu inkracht, cukup koordinasi saja supaya pemeriksaan tidak bentrok dengan jadwal sidang," kata Helmy.

Bareskrim telah menetapkan 13 tersangka perorangan dengan inisial BT, DC, RA, RD, HT, RS, RI, JI, JM, JE, AD, MA, dan SU.

Selain itu, dua korporasi yaitu PT Hanson International Tbk dan PT Hanson Mitra Mandiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jaksa bareskrim Benny Tjokrosaputro
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top