Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenparekraf Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun di Destinasi Wisata Prioritas

Selain menyediakan sarana dan prasarana cuci tangan seperti wastafel, sabun, dan air bersih, sosialisasi terkait pentingnya cuci tangan juga dilakukan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  10:48 WIB
Mencuci tangan pakais sabun - Istimewa
Mencuci tangan pakais sabun - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjalankan program cleaness, health, safety, and environment (CHSE) di desa wisata dan destinasi wisata yang dikelola publik di mana salah satu isinya adalah penyediaan fasilitas cuci tangan di dalamnya.

Hal tersebut juga menjadi bagian dari perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia yang jatuh pada 15 Oktober, sosialisasi pentingnya mencuci tangan terus dilakukan.

Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastrukrtur Kemenparekraf, Heri Santosa Sungkari mengatakan, bahwa selain menyediakan sarana dan prasarana cuci tangan seperti wastafel, sabun, dan air bersih, sosialisasi terkait pentingnya cuci tangan juga dilakukan.

“Kami lakukan sosialisasi CHSE. Kita sampaikan betapa pentingnya cuci tangan di tengah pandemi [Covid-19],” ujar Heri dalam acara Kampanye Nasional dan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Kamis (15/10/2020).

Lebih lanjut, program tersebut dipastikan dilakukan di 5 destinasi superprioritas dan 10 destinasi prioritas nasional.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kirana Pritasari mengatakan bahwa cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan pilar kedua dari sanitasi total berbasis masyarakat yang terus dikampanyekan oleh pemerintah.

“Berdasarkan data riset tahun 2018 hanya setengah dari populasi masyarakat Indonesia di atas usia 10 tahun yang mempraktikkan perilaku cuci tangan yang benar,” ujarnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

destinasi wisata Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top