Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buntut Demo UU Cipta Kerja, Polisi Tangkap 1.548 Pelajar

Seluruh pelajar yang diamankan langsung dilakukan tes swab sebagai bagian dari protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19).
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 09 Oktober 2020  |  15:58 WIB
Sejumlah remaja yang terjaring saat menyusup ke rombongan pendemo buruh tolak UU Ciptaker tengah dinterogasi petugas kepolisian, Jakarta, Kamis (8/10/2020). JIBI - Bisnis/Aprianus Doni Tolok
Sejumlah remaja yang terjaring saat menyusup ke rombongan pendemo buruh tolak UU Ciptaker tengah dinterogasi petugas kepolisian, Jakarta, Kamis (8/10/2020). JIBI - Bisnis/Aprianus Doni Tolok

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengungkapkan bahwa pendemo yang diamankan karena menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law mayoritas adalah pelajar SMA dan STM.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengemukakan sampai saat ini Kepolisian telah mengamankan 1.548 pelajar yang melakukan aksi penolakan tersebut di seluruh Indonesia.

Dia menjelaskan pelajar tersebut diamankan dari peristiwa aksi di beberapa wilayah di Indonesia, di antaranya di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Semarang, Jogja, Malang, Surabaya.

Kemudian, di Medan, Lampung, Makassar, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Kepulauan Riau, Aceh dan Sumatera Barat.

"Sampai saat ini total ada 1.548 pelajar yang telah ditangkap di semua Polda," kata Argo, Jumat (9/10/22020).

Menurut Argo, terhadap seluruh pelajar yang telah diamankan itu juga langsung dilakukan tes swab sebagai bagian dari protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19).

Argo mengatakan bahwa beberapa pelajar juga sudah dibawa ke Wisma Atlet untuk menjalani isolasi karena hasil tes swab reaktif.

"Sudah ada yang dibawa ke Wisma Atlet," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri demo pelajar Omnibus Law cipta kerja
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top