Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aksi Mogok Nasional Protes Omnibus Law akan Diikuti 2 Juta Buruh

Dalam aksi yang berlangsung pada 6 - 8 Oktober ini, buruh akan menyuarakan tolak omnibus law RUU Cipta Kerja.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 06 Oktober 2020  |  10:56 WIB
Jalur TransJakarta yang masih dikuasai oleh massa buruh di dekat Gedung DPR/DPD/MPR RI, Selasa (25/8/2020). - Antara\n\n
Jalur TransJakarta yang masih dikuasai oleh massa buruh di dekat Gedung DPR/DPD/MPR RI, Selasa (25/8/2020). - Antara\\n\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan 2 juta buruh yang mengikuti mogok nasional protes Omnibus Law RUU Cipta Kerja kali ini berasal dari pelbagai sektor industri seperti kimia, energi, pertambangan, tekstil, garmen, sepatu, dan otomotif.

Selain itu, buruh sektor elektronik dan komponen, industri besi dan baja, farmasi dan kesehatan, percetakan dan penerbitan, industri pariwisata, industri semen, telekomunikasi, pekerja transportasi, pekerja pelabuhan, logistik dan perbankan.

Dalam aksi yang berlangsung pada 6 - 8 Oktober ini, buruh akan menyuarakan tolak omnibus law RUU Cipta Kerja. Mereka menuntut agar tetap ada UMK tanpa syarat dan UMSK tidak dihilangkan.

Kemudian, nilai pesangon tidak berkurang, tidak boleh ada PKWT atau karyawan kontrak seumur hidup, tidak boleh ada outsourcing seumur hidup, waktu kerja tidak boleh eksploitatif, cuti dan hak upah atas cuti tidak boleh hilang, karyawan kontrak dan outsourcing harus mendapat jaminan kesehatan dan pensiun.

“Sementara itu, terkait dengan PHK, sanksi pidana kepada pengusaha, dan TKA harus tetap sesuai dengan isi UU No 13 Tahun 2003,” katanya melalui keterangan resmi dikutip Selasa (6/10/2020).

Sementara itu, 2 juta buruh yang akan ikut mogok nasional antara lain dari Jakarta, Bogor, Depok, Tengerang Raya, Serang, Cilegon, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Cirebon, Bandung Raya, Semarang, Kendal, Jepara, Yogjakarta, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan.

Berikutnya adalah Aceh, Padang, Solok, Medan, Deli Serdang, Sedang Bedagai, Batam, Bintan, Karimun, Muko-Muko, Bengkulu, Pekanbaru, Palembang, Bandar Lampung, dan Lampung Selatan.

Selain itu, mogok nasional juga akan dilakukan di Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, Mataram, Lombok, Ambon, Makasar, Gorontalo, Manadao, Bitung, Kendari, Morowali, Papua, dan Papua Barat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kspi Mogok Nasional Omnibus Law cipta kerja
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top