Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perusahaan AS Ini Justru Rekrut Karyawan Saat Pandemi

Ketika masa liburan semakin dekat, beberapa perusahaan di Amerika Serikat berusaha merekrut ratusan karyawan untuk mengakomodasi peningkatan permintaan.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 28 September 2020  |  15:47 WIB
Truk Amazon di fasilitas Fullfillment Center di Baltimore, AS -  Bloomberg/Andrew Harrer
Truk Amazon di fasilitas Fullfillment Center di Baltimore, AS - Bloomberg/Andrew Harrer

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah perusahaan di Amerika Serikat (AS) tercatat masih terus melakukan perekrutan di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Ketika masa liburan semakin dekat, beberapa perusahaan berusaha merekrut ratusan karyawan untuk mengakomodasi peningkatan permintaan. Dilansir dari CNN.com, Senin (28/9/2020), berikut adalah perusahaan-perusahaan yang merekrut karyawan dalam jumlah massif :

Amazon

Amazon (AMZN) mengumumkan beberapa perekrutan pada September tahun ini. Perusahaan ini berencana merekrut 33.000 karyawan baru untuk divisi korporasi dan teknologi. Bahkan, e-commerce ini juga mengadakan Career Day untuk memfasilitasi aksi perekrutannya tersebut.

Selain itu, Amazon juga tengah merekrut 100.000 pekerja yang akan diberikan gaji US$15 per jam.

FedEx

FedEx (FDX)  berencana untuk merekrut 70.000 karyawan yang mayoritas merupakan karyawan musiman menjelang liburan panjang di AS. Perusahaan ini juga mengumumkan bakal menaikkan biaya pengirimannya per Januari 2021.

Party City

Ketika liburan Hallowen semakin dekat, Party City (PRTY) dilaporkan merekrut 20.000 karyawan. Meski liburan kali ini bakal berbeda dengan sebelumnya, tetapi bukan berarti perusahaan ini harus menahan diri untuk menangkap peluang.

Party City juga akan membuka 25 toko di sejumlah kota di AS.

7-Eleven

Jaringan minimarket 7-Eleven telah merekrut lebih dari 50.000 karyawan baru sejak pandemi Covid-19 melanda AS pada Maret lalu. 7-Eleven berkomitmen untuk terus merekrut karyawan untuk memenuhi permintaan saat pandemi.

Target

Tak jauh berbeda, Target (CBDY) tancap gas untuk memenuhi permintaan menjelang liburan di AS. Perusahaan menyatakan jumlah karyawan ynag akan direkrut tak berbeda dengan tahun lalu.

Perusahaan juga menawarkan tambahan jam untuk karyawan saat ini dan kesempatan pelatihan untuk berbagai jabatan. Pada awal September, Target berkomitmen untuk meningkatkan proporsi tenaga kerja African American hingga 20 persen hingga 3 tahun mendatang

Walmart

Walmart telah merekrut lebih dari 500.000 pekerja sejak Maret untuk memenuhi peningkatan permintaan sejak Maret lalu. Perusahaan juga berencana untuk merekrut lebih dari 20.000 karyawan musiman yang akan ditempatkan di fulfillment center.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat e-commerce amazon

Sumber : CNN.com

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top