Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Amazon Rekrut 100.000 Karyawan di AS dan Kanada

Rekrutmen kali ini merupakan lanjutan ekspansi perusahaan ini di tengah pandemi Covid-19 yang memacu penjualan online.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 15 September 2020  |  14:52 WIB
Amazon Rekrut 100.000 Karyawan di AS dan Kanada
Ilustrasi Amazon. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Amazon.com Inc. sedang merekrut 100.000 pekerja penuh dan paruh waktu di Amerika Serikat dan Kanada.

Berdasarkan keterangan resminya, dikutip dari Bloomberg, Rabu (15/9/2020), perusahaan e-commerce tersebut menawarkan gaji mulai US$15 per jam.

Rekrutmen kali ini merupakan lanjutan ekspansi perusahaan ini di tengah pandemi Covid-19 yang memacu penjualan online.

Lowongan yang ditawarkan tersebut mencakup sejumlah benefit, bonus setidaknya US$1.000 di kota-kota tertentu, dan akses ke program pelatihan. Perekrutan kali ini merupakan tambahan dari pegawai perusahaan di bidang korporasi dan teknologi yang saat ini mencapai 33.000 orang.

Amazon juga berencana untuk membuka 100 gedung operasional pada September mendatang yang ditujukan untuk pusat pengumpulan, pengiriman, dan pemilahan barang.

Mengutip laporan keuangan Amazon pada Juli 2020, perusahaan ini terus melakukan perekrutan karyawan secara global sekitar 10 persen menjadi 876.800 sepanjang paruh awal tahun ini.

Sebelumnya, Amazon.com juga membuka lowongan setidaknya untuk 7.000 pegawai di Inggris dan mengumumkan penambahan tenaga kerja di Irlandia dan Afrika Selatan.

Saham e-commerce asal Seattle, Amerika Serikat ini melambung hamper 70 persen pada tahun ini sehingga mendongkrak valuasinya menjadi US$1,56 triliun.

Mengacu pada Bloomberg Billionaires Index, pendiri dan Chief Executive Officer Amazon, Jeff Bezos merupakan orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan mencapai US$184 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat amazon.com

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top