Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Malaysia, Biaya Karantina Rp16 Juta untuk WNA, dan Rp7,5 Juta untuk Warga Asli

Sebelumnya, baik warga Malaysia maupun asing harus membayar biaya RM 2.100 (Rp. 7.501.204) untuk akomodasi dan makanan selama dua minggu masa karantina di hotel atau di kamar yang disediakan pemerintah.
Fransisco Primus Hernata
Fransisco Primus Hernata - Bisnis.com 25 September 2020  |  17:48 WIB
Bendera Malaysia di pusat bisnis Kuala Lumpur,/Bloomberg - Joshua Paul
Bendera Malaysia di pusat bisnis Kuala Lumpur,/Bloomberg - Joshua Paul

Bisnis.com, Jakarta – Warga Negara Asing yang baru tiba di Malaysia melalui berbagai pintu imigrasi internasional sekarang harus membayar penuh biaya karantina wajib untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 sebesar RM 4.700 (Rp16,78 juta kurs Rp3.572), kata Menteri Senior untuk Pertahanan dan Keamanan Ismail Sabri Yaakob.

Sebelumnya, baik warga Malaysia maupun asing harus membayar biaya RM 2.100 (Rp. 7.501.204) untuk akomodasi dan makanan selama dua minggu masa karantina di hotel atau di kamar yang disediakan pemerintah.

Tetapi warga negara asing sekarang perlu membayar biaya tambahan RM 2.600 (Rp. 9.287.205) untuk biaya operasional, kata Datuk Seri Ismail.

Pemerintah akan terus memberikan subsidi biaya operasional untuk warga Malaysia, katanya.

"Mulai Kamis, semua warga non-Malaysia yang memasuki negara itu dari pintu masuk internasional harus membayar biaya penuh," Ujar Ismail dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip dari straitstimes.com.

“Pemerintah telah memutuskan untuk tetap mensubsidi biaya karantina bagi warga Malaysia. Warga Malaysia hanya perlu membayar RM 2.100 untuk akomodasi mereka, sedangkan biaya operasional RM 2.600 akan ditanggung oleh pemerintah. Tetapi untuk warga negara asing, mereka harus membayar penuh biaya sebesar RM 4.700,” Ujarnya.

Untuk orang kedua dan ketiga yang diperbolehkan berbagi kamar dengan orang pertama seperti pasangan dan anak mereka yang berusia di atas enam tahun mereka akan membayar biaya RM 700 (Rp. 2.500.401) per orang, Ujar Ismail Sabri. Dimana anak-anak berusia di bawah enam tahun dibebaskan dari biaya, tambahnya.

Semenjak hari Kamis 24 Juli, pemerintah mengatakan bahwa semua individu yang tiba di Malaysia harus menjalani karantina wajib selama 14 hari di hotel atau institut kesehatan di negara tersebut.

Ismail mengatakan hingga Rabu (23 September) terdapat total 33.354 orang telah tiba di pintu masuk internasional negara itu dan dikarantina.

Dia mengatakan 8.005 orang saat ini menjalani perintah karantina sementara 103 orang telah dikirim ke rumah sakit untuk perawatan. Sedangkan sekitar 25.426 orang telah diizinkan pulang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia karantina
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top