Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ditolak Otoritas, Rencana Ekspansi Hong Kong Disneyland Melayang

Berdasarkan laporan bisnis yang dilampirkan Disneyland kepada Dewan Legislatif Kota, Disneyland berencana memperluas taman hiburannya dengan setidaknya menambah satu atraksi baru setiap tahun hingga 2023.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 24 September 2020  |  09:55 WIB
Hong Kong Disneyland - Istimewa
Hong Kong Disneyland - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Hong Kong Disneyland Resort kehilangan kesempatan untuk memperluas wilayahnya setelah otoritas lokal tidak memperpanjang izin taman hiburan.

Berdasarkan keterangan resminya, dilansir Bloomberg, Kamis (24/9/2020), Hong Kong tidak akan memperpanjang opsi pembelian 20 tahun akibat kondisi perekonomian saat ini.

Sebuah lahan seluas 60 hektar di samping taman hiburan itu telah dipesan sejak 2000 untuk mengakomodasi rencana perluasan Disneyland Hong Kong.

Menurut Biro Perdagangan dan Pengembangan Ekonomi, akan lebih aman jika operator taman hiburan fokus mengembangkan rencana resort yang sudah ada.

Langkah tersebut menggarisbawahi perubahan prioritas bagi Hong Kong menyusul upayanya untuk memacu ekonominya akibat pandemi Covid-19 dan protes anti pemerintahan.

Gelombang besar bertubi-tubi melukai sektor pariwisata di Hong Kong, termasuk Hong Kong Disneyland yang terpaksa tutup beberapa bulan pada tahun ini.

Merespons penolakan dari otoritas lokal, juru bicara Disney menyatakan perusahaan akan melanjutkan rencana ekspansi.

“Meski demikian, kami sangat kecewa Pemerintah Hong Kong yang memutuskan tidak memperpanjang izin untuk mengembangkan opsi pengembangan tahap II,” ujarnya.

Berdasarkan laporan bisnis yang dilampirkan Disneyland kepada Dewan Legislatif Kota, Disneyland berencana memperluas taman hiburannya dengan setidaknya menambah satu atraksi baru setiap tahun hingga 2023.

Rencana pengembangan itu sudah direncanakan sejak 2016 dengan perkiraan biaya mencapau HK$10,9 miliar (US$1,4 miliar).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

disneyland hong kong

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top