Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hong Kong Buka Tempat Rekreasi dan Disneyland Resort Mulai Jumat

Hong Kong melakukan pengujian terhadap 1,8 juta orang dalam program yang diselenggarakan oleh pemerintah China dengan menemukan 42 kasus.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 16 September 2020  |  07:45 WIB
Hong Kong Disneyland - Istimewa
Hong Kong Disneyland - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Hong Kong akan membuka kembali bar, kolam renang, dan taman hiburan mulai Jumat lusa stelah melakukan pelonggarkan pembatasan protokol Covid-19.

Sebelumnya, wilayah yang kini menjadi bagian China itu melakukan pengujian terhadap 1,8 juta orang dalam program yang diselenggarakan oleh pemerintah China dengan menemukan 42 kasus.

Pengumuman oleh sekretaris kesehatan kota, Sophia Chan itu keluar beberapa hari setelah wilayah administratif khusus China itu membuka kembali pusat kebugaran dan tempat hiburan.

Hong Kong juga meningkatkan jumlah orang yang diizinkan untuk berkumpul menjadi empat orang.

Larangan pertemuan lebih dari empat orang tetap berlaku seperti halnya larangan orang mengunjungi pantai setelah pihak berwenang menyerukan kewaspadaan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berpuas diri dan lengah," kata Chan seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Rabu (16/9/2020).

Pelonggaran pembatasan terjadi setelah program pengujian massal itu dinilai sukses dengan memeriksa hampir seperempat populasi Hong Kong atau 1,8 juta warga.

Sebanyak 42 infeksi ditemukan, termasuk lima kasus melalui pelacakan kontak.

Sedangkan, kasus harian baru terus mengalami penurunan sejak Juli. Tidak ada kasus lokal baru yang dilaporkan kemarin.

Kolam renang di Hong Kong harus beroperasi dengan kapasitas setengahnya, sementara tempat makan, termasuk pub, harus tutup pada tengah malam.

Dua taman hiburan kota, Ocean Park dan Hong Kong Disneyland Resort, juga akan dibuka pada hari Jumat seperti halnya pusat konvensi.

Hong Kong Disneyland, mayoritas dimiliki oleh pemerintah kota dengan Walt Disney sebagai pemegang saham minoritas, ditutup pada 15 Juli untuk kedua kalinya tahun ini karena virus corona setelah dibuka kembali pada Juni.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hong kong covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top