Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tahun Depan Dana Desa Difokuskan untuk Tiga Hal, Apa Saja?

Penggunaan seluruh dana tersebut salah satunya adalah untuk menciptakan Desa Bebas Kemiskinan dan Kelaparan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 24 September 2020  |  18:50 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. - KDPDT
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. - KDPDT

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Desa, Pengembangan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar kembali menegaskan soal alokasi dana desa pada 2021.

Menurut Halim, dana desa akan difokuskan pada tiga hal utama berikut ini.

Pertama, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sesuai kewenangan desa meliputi pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) dan BUMdes Bersama.

Kedua, penyediaan listrik desa.

"Meskipun ini [elektrifikasi] tidak bisa dikerjakan sendiri atau harus melibatkan kementerian atau lembaga lain," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (24/9/2020).

Ketiga, sambungnya, pengembangan usaha ekonomi produktif yang dikelola BUMDes atau BUMdes Bersama.

Adapun, alokasi dana desa pada 2021 adalah senilai Rp72 triliun, naik 1,1 persen dibandingkan tahun ini yang senilai Rp71,2 triliun.

Mendesa menyampaikan penggunaan seluruh dana tersebut salah satunya adalah untuk menciptakan Desa Bebas Kemiskinan dan Kelaparan.

Dia pun menyebut pihaknya segera menerbitkan Peraturan Menteri (Permendes) yang bakal menjadi acuan para kepala desa dalam menggunakan dana desa. Aturan tersebut akan lebih sederhana jika dibandingkan dengan aturan sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemiskinan abdul halim dana desa
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top