Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Malaysia Perpanjang Masa Karantina Covid-19

Malaysia memutuskan memperpanjang kebijakan karantina atau pengendalian kegiatan masyarakat Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan (PKPP) akibat pandemi Covid-19, hingga 31 Desember 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Agustus 2020  |  00:29 WIB
Bendera Malaysia di pusat bisnis Kuala Lumpur,/Bloomberg - Joshua Paul
Bendera Malaysia di pusat bisnis Kuala Lumpur,/Bloomberg - Joshua Paul

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Malaysia memperpajang masa karantina atau disebut Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan (PKPP) menjadi hingga 31 Desember 2020.

Sebelumnya masa PKPP tersebut berakhir pada 31 Agustus 2020. Keputusan itu diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin dalam pidato khusus di Putrajaya, Jumat (29/8/2020).

Muhyiddin mengatakan dengan diperpanjangnya masa PKPP semua tindakan penegakan hukum ada di bawah Undang-Undang Pencegahan dan Pengawalan Penyakit Berjangkit 1988 atau Undang-Undang 342. Hal itu dilakukan untuk memastikan semua pihak mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan protokol kesehatan yang ditetapkan.

"Saya sadar berdasarkan perkembangan di tingkat global kita akan melalui satu tempo yang agak lebih lama sebelum negara dapat bebas sepenuhnya daripada ancaman wabah (COVID-19)," katanya, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (29/8/2020).

Dia mengklaim, saat ini kondisi penyebaran virus Covid-19 masih cenderung terkendali. Namun, apabila terjadi sebuah lonjakan kasus penularan baru yang signifikan di tempat tertentu, maka lokasi tersebut akan dilakukan pengetatan pengawasan atau yang disebut dengan Perintah Kawalan Pergerakan Diperketatkan (PKPD).

Dia mengatakan melihat kasus di luar negeri, penularan virus Covid-19 justru terjadi secara cepat dan berskala besar.

"Negara masih menghadapi tantangan getir dalam menangani penularan Covid-19 karena virus tersebut masih menular secara aktif di seluruh dunia. Saya sadar bahwa kita tidak boleh meremehkan risiko penularan virus ini. Oleh karena itu, peraturan karantina yang ketat di tempat-tempat tertentu akan terus ditegakkan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia karantina covid-19

Sumber : Antara

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top