Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dalam 3 Bulan, Densus 88 Tangkap 72 Terduga Teroris

Dalam rentang waktu 3 bulan terakhir, Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) telah menangkap 72 terduga teroris di berbagai wilayah di Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Agustus 2020  |  10:01 WIB
Tim Densus 88 Mabes Polri berjaga saat penggeledahan barang bukti milik terduga teroris, di sebuah kios aksesoris ponsel, Jalan KH Mochtar Tabrani, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019). - ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Tim Densus 88 Mabes Polri berjaga saat penggeledahan barang bukti milik terduga teroris, di sebuah kios aksesoris ponsel, Jalan KH Mochtar Tabrani, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019). - ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Bisnis.com, JAKARTA — Dalam waktu 3 bulan terakhir, Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) menyebutkan telah meringkus 72 terduga teroris dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono menuturkan ke-72 terduga teroris itu ditangkap dalam rentang waktu 1 Juni-12 Agustus 2020.

"Ini adalah upaya preventive strike, yaitu penindakan terhadap pelaku tindak pidana terorisme sebagai upaya pencegahan," paparnya seperti dilansir Tempo, Minggu (16/8/2020).

Penangkapan itu terjadi antara lain di Sumatra Barat (Sumbar), Sulawesi Tengah (Sulteng), Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Riau, Jakarta, dan Jawa Barat (Jabar).

Teranyar, pada 12 Agustus saja, Densus 88 menangkap 15 terduga teroris di Jakarta dan Jabar. Ke-15 orang ini bergabung dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Mereka adalah KIA (33), AR (54), MF (21), S (30), M (27), ML (27), RM (22), OL (47), AA (24), H (44), MR (23), AH (54), RFP (24), SR (35), dan AR (42).

Mereka disebut telah berbaiat ke pimpinan ISIS di salah satu rumah anggota JAD di Bekasi pada 2019. Selain itu, mereka juga diketahui mengikuti sejumlah pelatihan seperti di Goa Ciwadong, Jonggol hingga i'dad (persiapan) di Curug, Karawang.

“Mengadakan i'dat dan kajian di Goa Ciwadong, Jonggol. Mengadakan i'dad di Curug, Karawang, pada 8 September 2019. Mengadakan kegiatan kajian di Gunung Batu, Bogor, dan berbaiat kepada ISIS di rumah RN, dan membantu pembiayaan JAD dan MIT [Mujahidin Indonesia Timur],” ungkap Awi.

Dalam penangkapan terhadap 15 orang ini, Densus 88 juga menyita 255 barang bukti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teroris densus 88

Sumber : Tempo

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top