Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bamsoet: Pandemi Membuat Dunia Terseret dalam Jurang Resesi, Terburuk Selama 100 Tahun

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan memburuknya perekonomian tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga pertumbuhan ekonomi global yang merosot tajam akibat Covid-19.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  10:16 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo menyampaikan pidato pengantar dalam rangka sidang tahunan MPR di Ruang Rapat Paripurna, Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Ketua MPR Bambang Soesatyo menyampaikan pidato pengantar dalam rangka sidang tahunan MPR di Ruang Rapat Paripurna, Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan pandemi Covid-19 menyebabkan ekonomi Indonesia mengalami masa terberat pada Maret hingga Juni 2020.

Pada Kuartal II/2020, Badan Pusat Statistik Indonesia mencatat ekonomi Indonesia terkontraksi -5,32 persen secara year-on-year (yoy).

Bamsoet mengatakan memburuknya perekonomian ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga pertumbuhan ekonomi global yang merosot tajam karena terganggunya aktivitas perekonomian akibat pandemi Covid-19.

Dia memaparkan, Bank Dunia melansir bahwa resesi sudah hampir pasti terjadi di seluruh wilayah ekonomi dunia, bahkan resesi ini merupakan yang terburuk dalam sejarah sejak Perang Dunia II.

IMF menyebut resesi kali ini lebih dalam daripada era Great Depression pada tahun 1930-an. Demikian juga OECD yang menyatakan pandemi Covid-19 semakin membuat dunia terseret dalam jurang resesi terburuk di luar periode perang dalam 100 tahun.

"Dampak ekonomi akibat virus Corona sangat buruk sekali," kata Bamsoet saat membuka sidang tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI yang diselenggarakan di Gedung Parlemen, Jumat (14/8/2020).

Menurut Bamsoet, jika tidak segera diatasi, efek domino resesi akan menyebar ke berbagai sektor, mulai dari macetnya kredit perbankan hingga lonjakan inflasi yang sulit dikendalikan atau sebaliknya deflasi yang tajam karena perekonomian tidak bergerak.

"Neraca perdagangan akan menjadi minus dan berimbas langsung pada cadangan devisa," ujarnya.

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top