Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ledakan Dahsyat Guncang Beirut, Masih Banyak Korban Terperangkap

Banyak korban belum bisa ditemukan. diperkirakan mereka masih terperangkap setelah terjadi ledakan di Beirut, Lebanon.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  01:43 WIB
Loading the player ...
Rekaman ledakan di Beirut, Lebanon, Selasa malam (4/8/2020). - Bloomberg QuickTake News

Bisnis.com, JAKARTA - Ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon, diperkirakan membuat banyak korban terpengkap di dalam rumahnya yang rusak.

Kepala Palang Merah Lebanon George Kettaneh mengatakan ratusan orang yang terluka dalam ledakan di pelabuhan Beirut dibawa ke rumah sakit. Tetapi, lanjutnya, banyak korban masih terperangkap di rumah-rumah yang rusak akibat ledakan tersebut.

George mengatakan kepada media setempat bahwa tidak ada angka pasti jumlah korban luka karena banyak yang masih terperangkap di rumah-rumah dan di dalam wilayah ledakan. Korban lainnya diselamatkan dengan perahu.

Media Lebanon LBCI mengutip Hotel Dieu Hospital di Beirut yang mengatakan bahwa mereka merawat lebih dari 500 orang dan tidak dapat menerima lebih dari itu. Puluhan orang yang terluka perlu operasi, kata rumah sakit itu seraya meminta sumbangan darah.

Rekaman ledakan yang beredar di kalangan publik melalui media sosial menunjukkan asap naik dari distrik pelabuhan yang diikuti ledakan besar. Mereka yang merekam apa yang awalnya tampak seperti kobaran api besar kemudian dikejutkan oleh ledakan itu.

Setidaknya 10 jenazah dibawa ke rumah sakit, ujar sumber keamanan dan sumber medis kepada Reuters.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lebanon ledakan

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top