Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengalaman Ibadah Haji 2020 di Tengah Wabah Virus Corona

Para jemaah haji berjalan ke Masjidil Haram di Mekah untuk memulai ritual tawaf pertama mereka dengan mengelilingi Ka'bah.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  08:06 WIB
Umat Islam melakukan Tawaf keliling Ka'bah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah Umrah di Masjidil Haram, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, Jumat (3/5/2019). - ANTARA/Aji Styawan
Umat Islam melakukan Tawaf keliling Ka'bah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah Umrah di Masjidil Haram, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, Jumat (3/5/2019). - ANTARA/Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA - Prosesi ibadah haji 2020 dimulai kemarin pada saat 1.000 jemaah calon haji memulai perjalanan spiritual mereka di tengah pengawasan ketat protokol kesehatan Covid-19 untuk perlindungan kesehatan dan keselamatan mereka.

Para jemaah haji berjalan ke Masjidil Haram di Mekah untuk memulai ritual tawaf pertama mereka dengan mengelilingi Ka'bah.

"Ini adalah perasaan yang tak terlukiskan," kata Mohamed Ibrahim, 43, seorang teknisi listrik asal Mesir dari Madinah. Dia mengaku apa yang dia lakukan seperti mimpi.

Para jemaah diarahkan ke masjid dalam kelompok-kelompok kecil, berjalan di sepanjang jalan yang ditandai di lantai. Hal itu sangat berbeda dengan lautan manusia yang biasanya berputar di sekitar Kakbah selama prosesi ibadah haji.

Jumlah jemaah dibatasi tahun ini menjadi sekitar 1.000, dibandingkan dengan 2,5 juta pada pelaksnaan haji biasa untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

Petugas wanita terlihat melayani jemaah  dengan pasukan polisi Mekah pada musim haji ini untuk pertama kalinya sejak wanita dimungkinkan untuk turut jadi petugas layanan haji pada 2019.

Afnan Abu Hussein adalah di antara kelompok pertama yang lulus dari kursus pelatihan.

"Ini adalah sumber kebanggaan dan kebahagiaan bagi kami," katanya.

Jemaah bernama  Hamide Halimi dari Macedonia mengatakan kepada Arab News bahwa dia senang bisa melaksanakan ibadah haji karena dilayani petugas wanita.

"Dalam grup saya, kami memiliki 20-an wanita dan sepanjang pengalaman ini, saya hanya bersama wanita ... ini adalah pengalaman persaudaraan yang luar biasa," katanya seperti dikutip ArabNews.com, Kamis (30/7/2020).

Halimi telah melakukan ibadah umrah sebelumnya, tetapi kerumunan orang begitu besar sehingga dia jauh dari Kakbah dan harus berjalan-jalan dari lantai atas Masjidil Haram. Tahun ini dia merasa seperti mimpi bisa berada dekat dengan Ka'bah.

"Ini adalah momen nyata bahwa saya tidak pernah bisa membayangkan terjadi," katanya.

Para jemaah calon haji kembali ke penginapan mereka di Mina. Di sana mereka menghabiskan malam untuk berdoa dan zikir. Pada hari ini, di puncak spiritual Haji, mereka akan berkumpul di Padang Arafah.

Ammar Khaled, 29, seorang jemaah dari India yang lahir dan besar di Arab Saudi, mengatakan bahwa meskipun dia sendirian melaksanakan  haji, dia berdoa untuk orang-orang yang dicintainya.

"Kata-kata tidak cukup untuk menjelaskan betapa aku merasa diberkahi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top