Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ibadah Haji 2020 : Petugas Keamanan Tangkap 244 Orang yang Memaksa Ikut Berhaji

Informasi itu dikutip dari akun twitter haraiminfo. Ratusan orang itu dikabarkan berusaha masuk ke wiayah Masjidil Haram tempat pelaksanaan ibadah haji dilaksanakan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  20:42 WIB
Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji

Bisnis.com, JAKARTA - Pasukan Keamanan Haji menangkap 244 orang pada hari Selasa yang berusaha memaksa untuk melakukan haji.

Informasi itu dikutip dari akun twitter haraiminfo. Ratusan orang itu dikabarkan berusaha masuk ke wiayah Masjidil Haram tempat pelaksanaan ibadah haji dilaksanakan.

Mereka tidak memiliki izin untuk mengikuti ibadah haji sehingga tidak diperbolehkan memasuki area suci tersebut.

Seperti diketahui, jika tahun ini, Pemerintah Arab Saudi telah membatasi jumlah jemaah yang bjsa mengikuti ibadah haji, karena adanya pandemi virus corona.

Adapun jumlah jemaah haji yang diperbolehkan ikut yakni hanya 1.000 orang, dengan pembatasan usia maksimal 65 tahun.

Selain itu, bagi orang yang memiliki penyakit berat juga tidak diizinkan mengikuti ibadah haji tahun ini.

Protokol kesehatan ketat juga diberlakukan di sana. Seperti kewajiban memakai masker, jaga jarak dan juga disediakan ambulan dan tenaga kesehatan yang berjaga jika ada jamaah yang sakit.

Jemaah dari luar negeri yang diizinkan mengikuti ibadah haji 2020 juga yang selama ini tinggal di Arab Saudi.

Hal itu untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran virus corona klaster impor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ibadah haji
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top