Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dua Negara Bagian di AS Catatkan Perlambatan Tambahan Kasus Covid-19

Texas mencatat kematian sebanyak 164 orang sehingga total yang meninggal akibat Virus Corona sudah mencapai 5.877 kasus.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  07:52 WIB
Seorang pedagang menyesuaikan maskernya saat ia bekerja di lantai New York Stock Exchange ketika wabah Virus Corona berlanjut di wilayah Manhattan di New York, AS, 28 Mei 2020. - Antara/Reuters
Seorang pedagang menyesuaikan maskernya saat ia bekerja di lantai New York Stock Exchange ketika wabah Virus Corona berlanjut di wilayah Manhattan di New York, AS, 28 Mei 2020. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Infeksi baru Virus Corona melambat di dua negara bagian Amerika Serikat (AS), California dan Arizona. Selain itu, jumlah tes positif di Texas juga mengalami penurunan ke angka terendah dalam sebulan, sementara Florida justru mencatatkan rekor angka kematian tertinggi.

Berdasarkan data Departemen Kesehatan Texas, pada Selasa (28/7/2020), Texas mencatat kematian sebanyak 164 orang sehingga total yang meninggal akibat Virus Corona sudah mencapai 5.877 kasus.

Angka tersebut sulit dibandingkan secara historikal karena Texas baru saja merevsi cara menghitung kasus kematian karena Covid-19 pada Senin 27 Juli 2020 lalu dari awalnya melalui surat keterangan kematian menjadi angka yang dikumpulkan oleh pejabat setempat.

Dari perbaikan pembacaan data tersebut, diketahui ada 700 kematian yang tak terhitung dari data sebelumnya.

Namun, Texas mencatat angka tes yang positif mengalami penurunan menjadi 12,83 persen, terendah sejak 25 Juni. Angka kasus barunya naik 8.341 sehingga totalnya menjadi 394.265 kasus.

Berdasarkan data John Hopkins University, di Amerika Serikat secara umum, angka kenaikan kasus pada Selasa tercatat naik 1 persen dibandingkan dengan pada Senin (27/7/2020), sehingga totalnya menjadi 4,31 juta kasus.

Tambahan jumlah kasus tersebut di bawah rata-rata sebelumnya yang naik 1,7 persen pada pekan lalu. Sementara itu, angka kematian naik 0,7 persen menjadi 148.298 kasus. Arizona juga mencatatkan ada 104 kematian baru sehingga totalnya menjadi 3.084.

Selanjutnya, Florida melaporkan adanya 441.977 kasus baru, naik 2,1 persen dari Senin dan mengalami penurunan tambahan kasus dibandingkan dengan rata-rata pekan lalu setinggi 2,6 persen. Negara bagian tersebut juga melaporkan 186 kematian sehingga totalnya menjagi 6.117 kasus.

Kemudian, California mencatat tambahan kasus barunya terendah dalam tiga pekan terakhir. Pada Selasa (28/7/2020) tercatat ada 6.000 kasus baru di California, lebih sedikit dari rata-rata selama dua pekan sebelumnya di angka 9.159 kasus dan kenaikan kasus harian terendah sejak 5 Juli.

Sementara itu, California masih mencatatkan ada 73 kematian baru, yang lebih rendah dari rata-rata selama dua pekan dengan angka kematian harian sebanyak 99 orang.

Adapun, pada pekan lalu angka orang yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19, yang jumlahnya mencapai rekor pada pekan lalu, mengalami penurunan 0,6 persen menjadi 6.896 orang. Sedangkan angka pasien yang dirawat secara intensif berkurang 1,8 persen. Sedangkan yang diuji positif juga stabil selama dua pekan terakhir di angka 7,5 persen.

“Pada Selasa tambahan kasusnya relatif lebih rendah. Hal ini kemungkinan karena ada keterlambatan pelaporan hasil uji dari akhir pekan,” ungkap Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan di California Mark Ghaly, dilansir Bloomberg, Rabu (29/7/2020).

Dia mengatakan rata-rata negara tujuh hari dengan 9.397 kasus harian dan peningkatan 2,3 persen menjadi hasil pengukuran yang lebih baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top