Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sepekan Terakhir, Kasus Corona di Indonesia Tertinggi di Jayapura

Jayapura disebut paling tinggi dengan 59,7 kasus per 100.000 penduduk. Kemudian, Semarang juga penambahan kasusnya 50,4 kasus per 100.000 penduduk, disusul Jakarta Pusat 50,1 kasus per 100.000 penduduk.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  13:52 WIB
Ruang UGD RS Bahayangkara Jayapura, Papua. - Antara
Ruang UGD RS Bahayangkara Jayapura, Papua. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Tim Pakar Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah menyebut bahwa saat ini ada 118 kabupaten/kota yang tidak mencatatkan kasus baru selama sepekan. Namun, beberapa provinsi masih memiliki tingkat penularan tinggi

Jayapura disebut paling tinggi dengan 59,7 kasus per 100.000 penduduk. Kemudian, Semarang juga penambahan kasusnya 50,4 kasus per 100.000 penduduk, disusul Jakarta Pusat 50,1 kasus per 100.000 penduduk, Bangli 43,3 kasus per 100.000 penduduk, dan Banjarbaru 41,6 kasus per 100.000 penduduk.

“Di Jayapura ini bisa jadi karena penduduknya sedikit di sana penambahan kasusnya cukup banyak. Padalah dilihat secara provinsi cuma 19 kasus per 100.000 penduduk. Sementara itu, di tempat padat penduduk seperti Jakarta kalau ada tambahan 1 kasus tidak akan berpengaruh banyak pada tingkat penularannya,” kata Dewi, Rabu (22/7/2020).

Dikatakan, dengan melihat data laju kecepatan insidensi menjadi lebih adil dan mudah untuk melakukan evaluasi. Dengan demikian, saat ini beberapa kota yang tadinya tidak terdeteksi, jadi mulai muncul.

Walapun angka insidensi menurun, diharapkan masyarakat tidak cuek dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan agar tak menambah kasus, terutama di wilayah yang sudah tidak mencatatkan kasus baru.

“Karena kalau semuanya cuek lagi, tidak ikut protokol kesehatan bisa lagi punya kasus. Kita nggak bisa sudah merasa aman begitu saja. Jangan cepat merasa puas karena Corona masih ada,” imbuh Dewi.

Sementara, berdasarkan provinsi, insidensi kasus Virus Corona paling tinggi terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan dengan 19,71 kasus per 100.000 penduduk.

Posisi kedua adalah DKI Jakarta dengan 17,8 kasus per 100.000 penduduk, posisi ketiga Provinsi Bali 15,09 kasus per 100.000 penduduk, posisi keempat Sulawesi Selatan 11,5 kasus per 100.000 penduduk, dan posisi kelima Maluku Utara 10,12 kasus per 100.000 penduduk.

“Seperti di Bali ini berarti lagi ada peningkatan laju insidensi di sana, penambahan kasusnya cukup berarti dibandingkan dengan provinsi yang lain,” kata Dewi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top