Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Uji Spesimen Rendah, Tambahan Kasus Positif Covid Tetap Tinggi

Meski jumlah spesimen yang diuji lebih rendah dari kemarin, penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 tetap tinggi.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  16:15 WIB
Uji Spesimen Rendah, Tambahan Kasus Positif Covid Tetap Tinggi
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Selasa (14//4/2020), memberi keterangan di BNPB, Jakarta. - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah spesimen diuji pada Senin (20/7/2020) rendah. Namun, tambahan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia tetap tinggi.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa tambahan jumlah spesimen yang diuji setiap Minggu rendah karena banyak laboratorium yang tutup.

“Setiap Minggu banyak laboratorium yang tidak operasional. Menurut catatan kami ada 61 laboratorium di rumah sakit yang di luar jejaring laboratorium Kementerian Kesehatan yang libur. Sehingga spesimen yang bisa diperiksa hanya sedikit,” kata Yuri, Senin (20/7/2020).

Tercatat pada Senin jumlah spesimen yang diuji hanya 14.027, sehingga totalnya menjadi 1.235.545 spesimen.

Adapun, jumlah tambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.693 orang, sehingga totalnya menjadi 88.214.

Yuri mengungkapkan, tingginya penambahan kasus baru ini adalah gambaran dari aktivitas produktif yang makin tinggi tapi tidak mematuhi protokol kesehatan, tidak menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan.

“Protokol ini satu-satunya pegangan kita agar kita bisa aman terhadap penularan Covid-19. Apabila terinfeksi di tempat kerja akan sangat berisiko bagi keluarga yang ada di rumah. Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat, tidak terhenti, dan terus menerus,” tegas Yuri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19 Achmad Yurianto
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top