Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Muhajir Effendi Kenang Sosok Achmad Yurianto: Saya Benar-benar Kehilangan

Menko PMK Muhajir Effendi mengenang sosok almarhum Achmad Yurianto yang meninggal dunia pada Sabtu (21/5/2022).
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 22 Mei 2022  |  10:18 WIB
Mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto - Dok./Gugus Tugas Covid/19
Mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto - Dok./Gugus Tugas Covid/19

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto. Diketahui, Mantan Juru Bicara Satgas Covid-19 itu, meninggap dunia pada Sabtu (22/5/2022) malam.

Muhadjir mengatakan telah mengenal Achmad Yurianto sejak masih menjabat sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19. Hubungan keduanya berlanjut sampai almarhum menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan yang merupakan badan di bawah koordinasi Kemenko PMK.

Menurut Muhadjir, Achmad Yurianto adalah sosok dokter yang cerdas, tegas, dan pekerja keras. Menutut Muhadjir, Yurianti tegas dan lugas dalam menyampaikan pandangan-pandangannya. Atas dasar itu, Muhadjir mengaku tak heran almarhum sempat dipilih menjadi Juru Bicara Satgas Covid-19.

"Beliau memiliki background akademik yang cukup bagus. Kemudian tentu saja karena militernya orangnya tegas, kalau menyampaikan pandangannya sangat tangkas karena itu dipercaya sebagai Jubir Covid-19. Menurut saya beliau seorang yang pekerja keras," kata Muhadjir dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (22/5/2022).

Muhadjir juga bercerita soal momen terakhirnya dengan Achmad Yurianto. Dia bertemu dalam acara peluncuran Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diadakan di Kantor Kemenko PMK pada Februari silam.

"Waktu itu sekitar 2 bulan lalu saya undang ke kantor. Waktu launching Inpres tentang Jaminan Sosial Kesehatan. Saya masih sempat ngobrol," ucapnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tersebut merasa kehilangan sosok almarhum Achmad Yurianto. Menurutnya, almarhum selalu ceria dan tidak menunjukkan adanya penyakit yang parah.

"Saya benar-benar kehilangan. Almarhum adalah sosok pekerja keras. Saya selama ini tidak tahu kalau beliau mengidap penyakit. Karena tanda-tandanya. Beliau selalu periang. Artinya tidak ada tanda-tanda gelisah atau sakit," pungkasnya.

Diketahui, Achmad Yurianto meninggal dunia sekitar pukul 18.50 WIB di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Sabtu, 21 Mei 2022. Mendiang Achmad Yurianto sempat menjalani perawatan terkait kanker usus. Rencananya jenazah Achmad Yurianto akan dimakamkan di TPU di sekitar rumah duka pada Minggu, 22 Mei 2022 sekitar pukul 08.00 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

muhadjir effendy Achmad Yurianto Satgas Covid-19
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top