Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Periksa 12 Saksi Terkait Kasus Tewasnya Editor Metro TV

Polda Metro Jaya tengah menentukan langkah-langkah yang akan diambil berdasarkan barang bukti serta hasil pemeriksaan para saksi terkait kasus tewasnya editor Metro TV Yodi Prabowo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  13:57 WIB
Ilustrasi pembunuhan - Antara
Ilustrasi pembunuhan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya telah memeriksa sebanyak 12 orang saksi untuk mendalami kasus tewasnya editor Metro TV Yodi Prabowo. Sejumlah saksi yang telah diperiksa itu terdiri dari keluarga dan orang-orang terdekat korban.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus pihaknya tengah menentukan langkah-langkah yang akan diambil berdasarkan barang bukti serta hasil pemeriksaan para saksi.

“Kemudian rencana dari hasil gelar ini kita akan olah TKP lagi untuk memperterang perkara ini,” kata Yusri saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (11/7/2020).

Yusri mengatakan kalau polisi telah membentuk tim khusus yang terdiri dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Kepolisian Resor Jakarta Selatan dan Kepolisian Sektor Pesanggrahan.

Pada Sabtu pagi ini, Yusri mengatakan kalau tim gabungan tersebut tengah menggelar analisis dan evaluasi terkait kasus tewasnya Yodi Prabowo yang merupakan editor Metro TV.

“Untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan pada kasus tersebut,” ujarnya.

Dalam kasus ini,Polisi awalnya menerima laporan dari saksi bahwa sepeda motor korban terparkir di salah satu warung penjual bensin pada Rabu dini hari, 8 Juli 2020 sekitar pukul 02.00.

Namun, tubuh editor Metro TV itu baru ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada Jumat, 10 Juli 2020. Tiga orang anak yang sedang bermain layangan menemukan mayat korban di pinggir tol JORR, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Polisi pun telah menggelar olah tempat kejadian perkara awal dalam kasus ini. Yusri mengatakan tidak ada barang pribadi Yodi yang hilang.

Menurut Yusri, saat jenazah ditemukan, barang pribadi seperti satu unit motor merek Honda Beat, kamera, serta dompet berada di tubuh korban. Polisi juga menemukan sebilah pisau dapur di dalam jaket Yodi.

Berdasarkan hasil otopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, kata Yusri, ditemukan luka terbuka akibat senjata tajam di bagian leher dan dada Yodi. Polisi juga menemukan bekas pukulan benda tumpul di bagian leher. Kondisi jenazah Yodi juga diperkirakan telah berada di pinggir tol JORR sejak 2 - 3 hari sebelum ditemukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya metro tv pembunuhan

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top