Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Deputi Menlu AS Berkunjung ke Korsel Pekan Depan, Ada Apa?

Deputi Menteri Luar Negeri AS Stephen Biegun adalah utusan utama pemerintahan Donald Trump untuk isu-isu Korea Utara (Korut). 
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 05 Juli 2020  |  02:39 WIB
Deputi Menteri Luar Negeri AS Stephen Biegun berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington DC, Jumat (31/1/2020). - Bloomberg/ Amanda Andrade/Rhodes
Deputi Menteri Luar Negeri AS Stephen Biegun berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington DC, Jumat (31/1/2020). - Bloomberg/ Amanda Andrade/Rhodes

Bisnis.com, JAKARTA — Deputi Menteri Luar Negeri AS Stephen Biegun dijadwalkan berkunjung ke Korea Selatan, Selasa (7/7/2020).

Biegun dikenal sebagai perwakilan utama pemerintahan Donald Trump untuk isu-isu Korea Utara (Korut). 

Bloomberg, mengutip kantor berita Yonhap, melaporkan pada Sabtu (4/7), Biegun kemungkinan besar akan bertemu para pejabat di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Korea Selatan (Korsel) serta mengunjungi Kantor Kepresidenan Korsel. Dia diperkirakan berada di Negeri Ginseng selama beberapa hari sebelum berangkat ke Tokyo.

Kunjungan ini menjadi kunjungan pejabat tinggi AS pertama ke Korsel setelah tensi di Semenanjung Korea kembali memuncak sejak bulan lalu. Seperti diketahui, Korut telah meledakkan kantor penghubung Korut-Korsel dan memutus hubungan telepon resmi dengan Seoul.

Hal itu dilatarbelakangi ketidakpuasan Korut atas janji-janji Korsel dalam pembicaraan resmi kedua negara sebelumnya. Pemimpin tertinggi Korut Kim Jong-un juga sudah menekan Presiden Korsel Moon Jae-in untuk mencabut dukungan terhadap sanksi ekonomi yang dijatuhkan AS kepada Korut.

Pada Sabtu (4/7), Menlu Korut Choe Son Hui juga menyatakan Korut tak perlu lagi bertemu dengan AS. Menurutnya, AS hanya melihat dialog dengan Korut sebagai alat untuk mengatasi krisis politiknya sendiri.

"Salah jika AS berpikir negosiasi masih berlaku untuk kami. Kami sudah menyusun jadwal detail untuk menghadapi ancaman jangka panjang dari AS," tegas Choe.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Korea Utara korea selatan

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top