Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembelajaran Jarak Jauh, Mayoritas Guru Belum Miliki Kecakapan Optimal

Kebanyakan guru di Tanah Air dinilai belum memiliki kecakapan optimal dalam penerapan sistem pembelajaran jarak jauh.
Devi Sri Mulyani
Devi Sri Mulyani - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  14:43 WIB
Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan evaluasi terkait Pembelajaran Jarak Jauh.

Selama waktu evaluasi diketahui sekitar 60 persen guru masih belum memiliki kecakapan yang optimal.

“Walaupun mereka [guru] tidak ada hambatan dalam mengakses internet, dan ketersediaan gawai dan lainnya, namun mereka masih belum memiliki kecakapan untuk mengintegrasikan pembelajaran jarak jauh dengan perangkat digital,” ujar Plt. Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad melalui video konferensi, Rabu (24/6/2020).

Untuk mengatasi hal tersebut Kemendikbud, bersama organisasi guru, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi selama beberapa bulan belakangan ini telah melakukan sejumlah pelatihan.

“Kita akan fokus kepada PJJ. Maka penyiapan pembelajaran jarak jauh ini menjadi prioritas utama kita. Itu berdasarkan evaluasi selama 3 bulan pertama melakukan PJJ,” tambah Hamid.

Hamid mengungkapkan Kemendikbud telah merespons dan menerapkan beberapa kebijakan di antaranya pelonggaran dana BOS, meluncurkan BOS Afirmasi, dan BOS kinerja untuk daerah yang terdampak Covid-19.

Seperti diketahui, selama pandemi Covid-19, seiring penerapan aturan Belajar dari Rumah, pembelajaran terhadap siswa hingga mahasiswa di Indonesia dilakukan secara daring.

Penerapan pembelajaran jarak jauh telah berlangsung hingga pembagian raport siswa pada Juni ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

guru kemendikbud
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top