Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Siswa mengerjakan tugas didampingi ibunya dirumahnya, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (14/4/2020). - ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Premium

Setelah Pandemi, Lanjut Sekolah Reguler atau Homeschooling?

13 Juni 2020 | 10:31 WIB
Pandemi Covid-19 memaksa siswa belajar dari rumah secara daring. Apakah metode homeschooling bakal menjadi pilihan orang tua ke depannya?

Bisnis.com, JAKARTA — Meski pemerintah memerkirakan kegiatan belajar mengajar bakal dibuka pada awal 2021, hal itu tidak serta merta membuat para orang tua menjadi tenang.

Pasalnya, tahun ajaran baru tetap berlangsung pada Juli tahun ini walaupun kegiatan belajar mengajar mengajar secara tatap muka masih menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Hingga saat ini, para orang tua pun harus berperan ganda sebagai guru karena semua kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah.

Fitri Windawati, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Bintaro, mengakui susahnya melakukan kedua peran itu selama pandemi Covid-19. Meski Achio, anaknya, masih berada di playgroup A tapi dia menyebut pembelajaran secara daring tidak sepenuhnya bisa mengakomodasi kebutuhan anaknya.

“Dia pakai Zoom sepekan 2 kali. Setengah jam [durasi] video call bareng-bareng, nanti dijelasin sama gurunya di Zoom itu. Tapi, dia lebih suka sekolah,” terang Fitri kepada Bisnis, Jumat (12/6/2020).

Namun, ketika disinggung mengenai opsi homeschooling ke depan, Pipit, sapaan akrabnya, mengaku belum ada rencana untuk mengubah haluan menjadi homeschooling.

“Achio pada dasarnya butuh teman untuk berinteraksi. Dia lebih senang ke sekolah. Kalau di rumah dia selalu bilang kapan nih sekolah, kapan nih sekolah? Karena enggak mungkin seorang Achio yang enggak bisa diam lalu di rumah sekolahnya,” ujarnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top