Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gubernur Gorontalo Bikin Hand Sanitizer dari 40 Ton Miras

Rusli memberi nama hand sanitizer itu Sophie berangkat dari naman minuman keras yang beredar luas di tengah masyarakat Sulawesi Utara.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  13:06 WIB
Penumpang menggunakan antiseptik atau hand sanitizer di Halte Harmoni, Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Penumpang menggunakan antiseptik atau hand sanitizer di Halte Harmoni, Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menginisiasi pembuatan hand sanitizer produksi masyarakat Gorontalo dengan bahan baku minuman keras lokal yang diklaim memiliki kadar alkohol hingga 70 persen.

Rusli memberi nama hand sanitizer itu Sophie berangkat dari naman minuman keras yang beredar luas di tengah masyarakat Sulawesi Utara.

“Selama ini ada namanya minuman khas Sulawesi Utara cap tikus dari pohon nau. Minuman itu memproduksi 40 persen alkohol. Dengan adanya Covid-19 ini kita ubah menjadi hand sanitizer dengan kadar alkohol mencapai 70 persen,” kata dia melalui keterangan daring di BNPB, Jakarta, pada Rabu (24/6/2020).

Ide itu, menurut Rusli, berangkat dari kegelisahannya ihwal adanya 40 ton minuman keras yang disita oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Utara untuk dimusnahkan.

“Sayang jika dibuang-buang, sehingga saya langsung telepon Gubernur Sulawesi Utara. Agar petani anda [di Sulawesi Utara] tidak rugi dan masyarakat saya juga tidak miras, kita ubah jadi hand sanitizer,” ujarnya menirukan percapakan telepon tersebut.

Dengan demikian, menurut dia, minuman cap tikus itu tidak kucing-kucingan lagi dengan petugas berwajib. Malahan, dia mengatakan, produksi hand sanitizer lokal itu akan diproduksi secara massal untuk memenuhi kebutuhan alat pelindung diri atau APD nasional.

“Dan ini kita bagi-bagikan ke masyarakat. Diproduksi oleh HIPMI dan anak-anak muda. Hand Sanitier ini menjadi andalan kita. Rencana juga akan diproduksi untuk kebutuhan nasional,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gorontalo miras Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top