Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banyak Surat Edaran Covid-19, Azwar Anas: Kepala Daerah Bingung

Azwar Anas meminta Kementerian dan lembaga di pusat saling berkoordinasi sehingga tidak terlalu banyak surat edaran yang dikeluarkan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Mei 2020  |  21:59 WIB
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas - Jibiphoto
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas - Jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah pusat dinilai terlalu banyak mengeluarkan surat edaran atau SE dalam penanganan virus corona (Covid-19).

Kritik itu dilontarkan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Menurutnya, hampir tiap pekan surat edaran dari kementerian/lembaga tiba di daerah.

“Saya melihat ada kepanikan dari pusat sampai daerah dalam penanganan Covid-19. Ini mohon maaf, ya,” ujar Azwar dalam program diskusi ‘Ini Budi’ di Instagram Tempodotco hari ini, Sabtu (30/5/2020).

Azwar menilai banyaknya surat edaran itu kerap membuat bingung kepala daerah. Pasalnya, surat edaran sebelumnya belum dibaca sudah muncul yang baru.

“Makanya bisa dipahami kalau ada bupati dari luar Jawa itu marah-marah," ujar politikus PDIP itu.

Akibat banyaknya peraturan baru, jelas dia, tensi di lapangan menjadi semakin tinggi karena kepala daerah menghadapi persoalan masyarakat akibat wabah Covid-19.

Untuk itu, Azwar berharap antarkementerian dan lembaga di pusat saling berkoordinasi sehingga tidak terlalu banyak surat edaran yang dikeluarkan.

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini juga meminta pemerintah pusat melakukan dialog intensif dengan kepala daerah agar terjadi sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banyuwangi azwar anas covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top