Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pria Tertua di Dunia Meninggal Pada Usia 112 Tahun

Weigthon yang merupakan pensiunan guru dan dosen itu telah hidup melalui berbagai peristiwa penting yang terjadi di muka Bumi seperti Perang Dunia Kedua, flu Spanyol, kebangkitan dan kejatuhan Uni Soviet, hingga penemuan internet.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  15:39 WIB
Bob Weighton
Bob Weighton

Bisnis.com, JAKARTA – Bob Weighton, pria tertua di dunia meninggal pada usia 112 tahun karena penyakit kanker yang dideritanya. Hal ini telah dikonfirmasi oleh keluarganya dari Alton, Hampshire, Inggris.

Weigthon yang merupakan pensiunan guru dan dosen itu telah hidup melalui berbagai peristiwa penting yang terjadi di muka Bumi seperti Perang Dunia Kedua, pandemi flu Spanyol, kebangkitan dan kejatuhan Uni Soviet, hingga penemuan internet.

Dia juga telah melihat pergantian 26 Perdana Menteri Inggris dan pernah hidup dalam masa pemerintahan lima raja Inggris. Adapun, saat ini dengan meninggalnya Weighton, Dumitru Comanescu dari Rumania menjadi pria tertua di dunia dengan usia 111 tahun.

Dilansir dari Express, Jumat (29/5) Weighton lahir di Hull, Yorkshire pada 29 Maret 1908. Tanggal tersebut merupakan hari yang sama dengan kelahiran wanita tertua di Inggris, Joan Hocquard. Adapun, wanita tertua kedua di negara itu, Violet Davies-Evans lahir sehari setelahnya.

Weighton merupakan ayah dari tiga anak, dia telah memiliki 10 cucu dan 25 cicit. Pekerjaannya adalah sebagai guru bahasa Inggris. Selain itu, dia juga menghabiskan sebagian besar hidupnya sebagai dosen teknik kelautan.

Dia mendapatkan gelar sebagai pria tertua di dunia pada Februari lalu, setelah Chitetsu Watanabe dari Jepang meninggal dunia pada usia 112 tahun, hanya beberapa waktu setelah warga Jepang itu mengklaim sertifikat Guinness World Record-nya.

Ketika mendapat gelar pria tertua, Weighton mengatakan bahwa dirinya hanya akan melanjutkan hidup seperti biasa dan merupakan hal yang salah untuk merayakan kematian orang lain, “Ya, saya tidak merasa senang karena itu berarti orang lain telah meninggal,” katanya.

“Saya hanya menerimanya sebagai fakta, itu bukan sesuatu yang pernah saya maksudkan, inginkan, atau saya upayakan. Anda mungkin melihatnya sebagai hal yang luar biasa, tetapi itu hanya hal-hal biasa lainnya,” imbuhnya.

Pada Maret lalu, Weighton harus membatalkan perayaan ulang tahunnya yang ke-112 karena adanya lockdown akibat virus corona baru. Dia biasanya menikmati kunjungan dari walikota di rumah perawatannya.

“Saya suka bertemu dengan orang-orang sehingga kondisi ini tidak ideal, tetapi saya tidak terlalu peduli dengan ulang tahun itu sendiri,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang tertua guinness international champions cup 2013
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top