Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Macron Segera Umumkan Stimulus Industri Otomotif

Presiden Prancis Emmanuel Macron akan mengumumkan langkah-langkah stimulus untuk mendukung industri otomotif, menyoroti peran penting sektor ini dalam perekonomian dan seberapa besarnya tekanan dari pandemi virus corona.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  17:39 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump setelah melakukan pertemuan di Istana Elysee di Paris pada Sabtu (10/11/2018). - Reuters/Vincent Kessler
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump setelah melakukan pertemuan di Istana Elysee di Paris pada Sabtu (10/11/2018). - Reuters/Vincent Kessler

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prancis Emmanuel Macron akan mengumumkan langkah-langkah stimulus untuk mendukung industri otomotif, menyoroti peran penting sektor ini dalam perekonomian dan seberapa besarnya tekanan dari pandemi virus Corona.

Dilansir Bloomberg, Menteri Ekonomi Junior Agnes Pannier-Runacher mengatakan mencana tersebut akan mencakup insentif konsumen untuk pembelian mobil ramah lingkungan dan bantuan untuk pemasok suku cadang kecil dan menengah untuk memodernisasi pabrik dan melakukan konsolidasi.

Renault SA tengah mempertimbangkan untuk bergabung dalam joint venture dengan PSA Group dan Total SA untuk mengembangkan baterai mobil listrik serta meningkatkan aktivitas mobil listrik di Prancis, tambahnya.

"Prancis harus kompetitif. Kami akan berinvestasi di sektor industri otomotif ini," katanya di radio BFM, Selasa (26/5/2020), seperti dikutip Bloomberg.

Rencana stimulus sektor otomotif ini adalah salah satu dari tiga paket stimulus industri yang dijanjikan oleh Menteri Keuangan Bruno Le Maire dalam beberapa pekan terakhir. Prancis telah mengalokasikan 18 miliar euro (US$19,6 miliar) untuk industri pariwisata, dan sedang bersiap untuk membantu sektor penerbangan.

Industri mobil mempekerjakan 400.000 orang di Prancis, dengan sekitar 30 pabrik kendaraan dan suku cadang tersebar di seluruh negeri.

Pengumuman Macron akan menjadi awal pekan yang menentukan bagi Renault. Bersama dengan produsen merk Peugeot, PSA, produsen mobil menjadi industri terbesar Prancis dan berada di belakang model-model bersejarah seperti Citroen 2CV dan Renault 4. Prancis memiliki saham di kedua perusahaan.

Dalam menghadapi jatuhnya pasar mobil Eropa, Renault akan menerima pinjaman 5 miliar euro yang didukung negara dalam beberapa hari mendatang. Perusahaan juga akan mengumumkan pemangkasan pengeluaran, yang termasuk penutupan beberapa pabrik dan langkah-langkah baru untuk bekerja sama dengan aliansi perusahaan, Nissan Motor Co dan Mitsubishi Motors Corp.

“Insentif pemerintah untuk pembeli mobil baru adalah alat yang sangat efektif untuk meningkatkan penjualan,” kata Le Maire. Jerman, yang akan mengungkap rencana insentif sendiri pada awal Juni, juga mendorong untuk mengembangkan industri aki mobil.

Pannier-Runacher mengatakan produsen mobil dan pemasok suku cadang utama seperti Valeo SA, Faurecia SE dan Plastic Omnium SA akan diminta untuk mempertimbangkan mengembalikan beberapa aktivitas produksi ke Prancis sebagai imbalan atas insentif yang diberikan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif prancis Emmanuel Macron

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top