Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

50 Pasien Covid-19 Sembuh, RSD Wisma Atlet Masih Rawat 963 Orang

Sementara itu, pasien rawat inap yang sudah dites swab dan dinyatakan positif Covid-19 berjumlah 700 orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  20:54 WIB
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. - Antara
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, tercatat masih merawat 963 pasien Covid-19 hingga hari ini, Minggu (24/5/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun hingga siang ini, pukul 14.00 WIB, jumlah itu berkurang 50 pasien rawat inap dari sebelumnya.

Pada pukul 08.00 WIB, Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwilhan I) Mayor Jenderal Richard Tampubolon saat dikonfirmasi di Jakarta, mengatakan jumlah pasien sempat berkurang 41 orang lebih dulu.

"Untuk pasien berkurang 41 orang, dari 1.013 orang menjadi 972. Data yang digunakan adalah laporan tanggal 23 Mei pukul 08.00 WIB sampai dengan tanggal 24 Mei pukul 08.00 WIB. Demikian infonya," ujar Mayjen Richard Tampubolon.

Kemudian, data terakhir pukul 14.00 WIB menyatakan total pasien rawat inap berkurang di RSD Wisma Atlet Kemayoran berkurang lagi 9 orang. Dengan begitu, total pasien rawat inap menjadi 963 orang yang terdiri dari 623 pasien laki-laki dan 340 pasien wanita.

Adapun, sembilan orang pasien yang terakhir meninggalkan RSD Wisma Atlet karena dinyatakan sembuh itu terdiri dari 3 pasien pria dan 6 pasien wanita.

Selain itu, pasien rawat inap yang sudah dites swab dan dinyatakan positif Covid-19 berjumlah 700 orang.

Lebih lanjut, pasien yang sudah dites cepat (rapid test) dan dinyatakan reaktif berjumlah 237 orang. Kemudian, ada 20 orang pasien rawat inap berkategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 6 orang pasien rawat inap berkategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Sejak beroperasi pada 23 Maret 2020 sampai dengan 24 Mei 2020, sebanyak 1.875 pasien telah dinyatakan sembuh setelah dirawat di RS Darurat Wisma Atlet.

Lalu, ada 118 pasien yang dirujuk menuju 16 rumah sakit rujukan Covid-19 lain di DKI Jakarta.

Sebanyak 16 rumah sakit rujukan lain yang dimaksud itu adalah RSPAD Gatot Subroto (9 orang), RS Pelni (19 orang), RS Persahabatan (25 orang), RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso (3 orang), RSUP Fatmawati (8 orang), RS Pasar Minggu (13 orang), RS Mitra Keluarga (1 orang), RSUD Duren Sawit (12 orang), RS Polri Kramat Jati (2 orang), RSUD Tarakan (10 orang), RS Primer Jatinegara (2 orang), RS Angkatan Laut Mintoharjo (5 orang), RS St Carolus (1 orang), RS Pertamina (6 orang), RSUD Koja (1 orang), dan RS MMC Kuningan (1 orang).

Wisma Atlet Kemayoran yang resmi difungsikan sebagai RS Darurat Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (23/3/2020) diketahui memiliki total kapasitas untuk menampung 12.000 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top