Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RS Darurat Covid-Wisma Atlet Ditetapkan Sebagai Zona Kuning

Status zona kuning membuat akses masuk ke RS Darurat Covid-19 sangat dibatasi.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 23 Mei 2020  |  17:29 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Selasa (14//4/2020), memberi keterangan di BNPB, Jakarta. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Selasa (14//4/2020), memberi keterangan di BNPB, Jakarta. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA – Seluruh komplek Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Wisma Atlet kini ditetapkan berstatus wilayah karantina atau zona kuning.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa dengan posisi area Wisma Atlet yang berstatus kuning maka pengawasan dilakukan secara lebih ketat. 

“Di mana daerah yang berada di dalam pagar komplek ini adalah daerah kuning, artinya sudah diabtasi siapa-siapa yang boleh akses RS ini, oleh karena itu mohon untuk kita maklumi bersama, RS ini tidak sama dengan RS yang biasa kita lihat,” ujarnya, Sabtu (23/5/2020).

Dia mengatakan bahwa wilayah RS Darurat Covid-19 juga dibagi-bagi ke dalam beberapa zona lanjutan. Tower 1 Wisma Atlet digunakan sebagai zona kuning untuk keperluan administratif.

Bangunan itu digunakan untuk menunjang kegiatan pendukung umum dari pelaksanaan tugas RS darurat, baik untuk kebutuhan logistik, donasi, maupun bantuan-bantuan yang datang. 

Adapun, Tower 2 digunakan untuk khusus untuk manajemen dukungan layanan kesehatan bagi pasien. Sama halnya dengan bangunan pertama, bangunan ini juga berstatus zona kuning karena masih merupakan bagian wilayah administrasi perumahsakitan.

Dia memastikan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang merupakan relawan dari relawan dari berbagai instansi memahami prosedur pekerjaan dengan baik, khususnya standar prosedur untuk pengamanan diri.

Achmad menuturkan pihaknya juga terus memastikan relawan dapat dikembalikan kepada keluarganya masing-masing dalam kondisi sehat. Hal ini salah satunya dilakukan melalui tes swab secara berkala, serta mengasramakan seluruh relawan dalam satu bangunan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19 Achmad Yurianto
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top