Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gugus Tugas Covid-19: Uji Klinis Ventilator Lokal Sudah Rampung

Produksi massal ventilator lokal tinggal menunggu proses standardisasi dan pengurusan izin edar dari Kementerian Kesehatan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 27 April 2020  |  14:43 WIB
Produksi ventilator. Alat bantu pernafasan menjadi salah satu yang menjadi buruan di tengah pandemi Covid-19. - Reuters
Produksi ventilator. Alat bantu pernafasan menjadi salah satu yang menjadi buruan di tengah pandemi Covid-19. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan bahwa uji klinis ventilator lokal sudah rampung.

Dengan begitu, produksi massal ventilator lokal tinggal menunggu proses standardisasi dan pengurusan izin edar dari Kementerian Kesehatan.

"Tadi dapat laporan dari Menristek [Bambang Brodjonegoro] terkait ventilator, sudah ada uji klinis dari BPPT, perguruan tingi dan swssta. Apabila sudah memenuhi standard akan diterbutkan izin edar dari Kementerian Kesehatan," kata ujarnya dalam konferensi pers, Senin (27/4/2020).

Bisnis mencatat, salah satu ventilator yang tengah dikembangkan di Indonesia, adalah buatan ITB, Salman, dan FK Unpad. Ventilator noninvasif yang diberi nama Vent-I ini masih menunggu masih menunggu hasil uji Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK).

Selain itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menginstruksikan PT Len Industri (Persero), PT Pindad (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero) bersinergi dalam memproduksi alat bantu pernapasan tersebut.

Lebih lanjut Doni menyampaikan bahwa informasi lain dari Menristek adalah program Test Kid PCR telah dituntaskan oleh Biofarma dan BPPT. Namun, Menristek memastikan bahwa reagen masih tetap diimpor.

Kemudian, rencana memroduksi alat rapid test lokal juga terus dikembangkan. Hal ini senada dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa test massal atau rapid test akan terus digalakkan terutama di kawasan bandara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19 Ventilator
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top