Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Benarkah Kondisi Kim Jong-un Kritis? Satelit Tangkap Gambar Ini

Di tengah spekulasi tentang kesehatan pemimpin Korea Utara, citra satelit menangkap kereta khusus Kim Jong-un terparkir di suatu tempat. Diperkirakan Jong-un sedang tetirah di wilayah tersebut.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 26 April 2020  |  10:30 WIB
Sebuah layar menampilkan siaran berita yang menampilkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Stasiun Seoul, Korea Selatan. - SeongJoon Cho/Bloomberg
Sebuah layar menampilkan siaran berita yang menampilkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Stasiun Seoul, Korea Selatan. - SeongJoon Cho/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah spekulasi tentang kesehatan pemimpin Korea Utara, citra satelit menangkap kereta khusus Kim Jong-un terparkir di suatu tempat. Diperkirakan Jong-un sedang tetirah di wilayah tersebut.

Citra satelit dari kereta yang diparkir mengindikasikan kemungkinan Kim Jong-un sedang tetirah di di pantai timur Korea Utara minggu ini. Citra satelit itu beredar di tengah spekulasi tentang kesehatan pemimpin Korut tersebut, demikian menurut kelompok pemantauan 38 North.

Sementara itu China dilaporkan mengirim tim yang terdiri atas para ahli kesehatan ke negara tetangga untuk memantau kesehatan Kim Jong-un, tulis Bloomberg, Sabtu (25/4/2020) mengutip laporan Reuters dari tiga sumber yang mengetahui masalah ini.

Kim Jong-un hilang dari mata publik selama beberapa minggu terakhir. Jong-un dilaporkan berada dalam kondisi kritis setelah menjalani operasi kardiovaskular.

Pejabat Amerika Serikat mengatakan Senin bahwa mereka diberitahu tentang kondisi Kim setelah menjalani operasi jantung. Meskipun begitu, mereka tidak yakin dengan kondisi kesehatan Jong-un saat ini.

Presiden AS Donald Trump, Kamis, meragukan laporan CNN yang mengatakan pemimpin Korea Utara itu sakit parah. Pejabat Dewan Keamanan Nasional di Gedung Putih menolak memberikan komentar saat dikonfirmasi, Sabtu.

Kim Jong-un memiliki sejarah panjang soal kondisi kesehatannya.

Kim Jong-un tidak hadir dalam perayaan ulang tahun Kim Ilsung, kakeknya yang merupakan pendiri negara, pada 15 April lalu.

Kim Jong-un belum terlihat di depan publik sejak pertemuan politbiro pada 11 April. Hal itu menimbulkan spekulasi tentang kondisinya.

Kantor Berita Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), yang dikelola pemerintah melaporkan bahwa Kim Jong-un mengirim pesan ke Presiden Suriah Bashar al-Assad, Rabu. KCNA lazim melaporkan aktivitas korespondensi Kim Jong-un.

Satu delegasi yang dipimpin anggota senior dari Departemen Penghubung Internasional Partai Komunis China - yang berurusan dengan Korea Utara - berangkat dari Beijing pada Kamis, kata Reuters, Namun, hal itu tidak serta merta mengindikasikan apa yang terjadi dengan kesehatan Kim Jong-un.

Kesehatan pemimpin Korea Utara adalah salah satu rahasia yang paling dijaga ketat di negara tertutup itu. Hanya beberapa orang di lingkaran dalam kekuasaan yang mengetahui dengan pasti kondisi pemimpin Korea Utara.

Kepala Asosiasi Persahabatan Korea, kelompok yang mengaku menerima informasi resmi dari Korea Utara, pada Sabtu membantah laporan bahwa Kim Jong-un, 36, sakit parah.

"Informasi tentang kondisi kesehatan pemimpin Korut Kim Jong Un yang serius adalah salah dan jahat," kata Alejandro Cao de Benos dalam tweetnya.

Cao, yang tampil dalam film dokumenter tahun 2015 "The Propaganda Game," tidak mengatakan dari mana ia mendapatkan informasi tersebut. Cao menolak berkomentar lebih lanjut ketika dihubungi Bloomberg.

Analis di 38 North, sebuah situs web yang didedikasikan untuk analisis Korea Utara, mengatakan sebuah kereta yang mungkin milik Kim telah diparkir di stasiun kereta api yang melayani kompleks pribadi di Wonsan sejak setidaknya 21 April. Wonsan berjarak sekitar 230 kilometer dari Pyongyang.

"Citra satelit menunjukkan kereta tiba beberapa saat sebelum 21 April dan masih ada pada 23 April, ketika tampaknya akan disiapkan untuk keberangkatan," kata para analis.

"Tidak ada indikasi kapan keberangkatan itu mungkin terjadi," lanjut mereka.

Namun, kehadiran kereta tidak membuktikan keberadaan Kim atau menunjukkan apa pun tentang kesehatannya, tambah mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korut kim jong un

Sumber : Bloomberg

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top