Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kelas Pelatihan Daring UNESCO Banjir Peserta dari Berbagai Provinsi

Kegiatan yang diadakan secara virtual tersebut sudah berlangsung selama lima hari dalam rangka memperingati Hari Warisan Dunia yang jatuh pada 18 April.
Devi Sri Mulyani
Devi Sri Mulyani - Bisnis.com 22 April 2020  |  20:00 WIB
Suasana Taman Wisata Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (20/3/2020). Pihak PT Taman Wisata Candi (TWC) menutup sementara Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko menutup sementara dari hari Jumat (20/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19 di destinasi pariwisata. ANTARA FOTO - Hendra Nurdiyansyah
Suasana Taman Wisata Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (20/3/2020). Pihak PT Taman Wisata Candi (TWC) menutup sementara Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko menutup sementara dari hari Jumat (20/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19 di destinasi pariwisata. ANTARA FOTO - Hendra Nurdiyansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Kelas pelatihan melalui platform whatsapp dalam rangka perayaan warisan dunia diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Hal tersebut ungkapkan oleh Project Coordinator UNESCO Diana Setiawati pada kelas pelatihan terakhir warisan budaya pada Rabu (22/4/2020),

“Kami bangga sekali menerima antuasisme yang tinggi dari pendaftaran kelas ini. Untuk kelas-kelas WhatsApp Situs Warisan Dunia ini dari catatan kami diikuti lebih dari 400 peserta dari 27 provinsi. Sebagian besar mengikuti lebih dari satu kelas” ujar Diana, Rabu (22/4/2020).

Kegiatan yang diadakan secara virtual tersebut sudah berlangsung selama lima hari dalam rangka memperingati Hari Warisan Dunia yang jatuh pada 18 April.

Beberapa kelas telah dibuka untuk umum sejak tanggal 18 hingga 22 April yang berisi sesi pengenalan tentang Situs Warisan Dunia yang di Indonesia seperti Borobudur, Prambanan, Sangiran, Ombilin Sawahlunto dan Bali.

“Pesertanya bervariasi sekali ya dari mahasiswa, ASN, dosen, guru, pegiat budaya, wartawan media, entrepreneur dan masih banyak lagi. Sekitar 53 persen pesertanya perempuan. Cukup balance ya komposisi peserta” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, dan di akhir kelas UNESCO melalui Tim Kita Muda Kreatif memberikan hadiah pulsa, kepada 70 Peserta tercepat yang telah mendaftar.

Melihat antusiasme yang sangat besar, Diana Setiawati berharap kelas seperti ini akan kembali diselenggarakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unesco Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top