Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hakim Konstitusi Siap Bersidang Via Online

Seorang hakim harus siap sedia untuk melakukan sidang secara langsung atau bertatap muka di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 20 April 2020  |  22:52 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara menjalankan sidang dengan agenda tuntutan dan pembacaan putusan Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara melalui sarana video conference (e-court) pada Selasa (24/3/2020). - Istimewa
Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara menjalankan sidang dengan agenda tuntutan dan pembacaan putusan Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara melalui sarana video conference (e-court) pada Selasa (24/3/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Para hakim konstitusi tetap menangani perkara yang ada di MK kendati secara daring karena penerapan work from home (WFH) di Mahkamah Agung (MK).

Hakim Konstitusi Arief Hidayat mengatakan bahwa selama di rumah dirinya melakukan berbagai aktivitas seperti membaca, menyiapkan materi mengenai pembahasan perkara yang masih ada dan membuat legal opinion.

Namun, untuk pembahasan dalam Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang bersifat rahasia dan tertutup, media komunikasi yang digunakan juga harus bisa dijaga kerahasiaannya. 

“Saya rasa tidak ada masalah apabila persidangan dilakukan secara online, karena kita punya ruang kerja masing-masing atau bisa dilakukan di rumah masing-masing,” ujarnya seperti dikutip Bisnis dari laman resmi MK, pada Senin (20/4/2020).

Bahkan, sambungnya, seorang hakim juga harus siap sedia untuk melakukan sidang secara langsung atau bertatap muka. Hanya saja, di tengah pandemi Covid-19, protokol kesehatan harus dipenuhi dari rumah ke kantor dan sebaliknya.

Dia menegaskan bahwa MK dalam kondisi apapun harus tetap mampu untuk melakukan tugas dan kewenangannya serta fungsinya sesuai amanat konstitusi sehingga harus tetap ditegakkan dan dilakukan.

Sementara itu, terkait penanganan dampak pandemi Covid-19, Arif menilai bahwa sejumlah kebijakan yang diambil pemerintah sudah komprehensif telah diperhitungkan dari banyak aspek, termasuk aspek kesehatan dan ekonomi.

Dia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan bahu membahu agar semakin solid dalam menghadapi pandemi ini.

"Dengan mengikuti kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah, sebagai bangsa yang menganut atau berpandangan gotong royong, kita bisa keluar dengan selamat dari bencana asalkan bersama sama menegakkan kebijakan-kebijakan itu," katanya.

Namun, dia juga berharap masyarakat juga berperan aktif atas kebijakan pemerintah. Caranya adalah dengan tetap memberikan kritik dan saran atas kebijakan yang telah diambil Pemerintah dengan cara yang baik dan benar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

online sidang hakim Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top