Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inggris Salurkan US$1,25 Miliar Bantuan bagi Usaha Kecil

Program bantuan bagi bisnis kecil mencapai 10.000 poundsterling, sedangkan untuk peritel dan industri perhotelan jumlahnya mencapai 25.000 poundsterling.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 13 April 2020  |  07:59 WIB
Inggris Salurkan US$1,25 Miliar Bantuan bagi Usaha Kecil
Suasana sepi di Tower Bridge di London, Inggris, Kamis (9/4/2020). Saat Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berada di unit perawatan kritis karena Covid-19, sejumlah pejabat menyusun rencana untuk memperpanjang masa lock down untuk mengendalikan krisis karena virus corona. Bloomberg - Simon Dawson
Bagikan


Bisnis.com, JAKARTA - Inggris menyalurkan lebih dari 1 miliar pound atau US$1,25 miliar kepada usaha kecil guna membantu mereka mengatasi dampak pandemi virus Corona.

Asosiasi Pemerintah Daerah mengatakan hampir 100.000 perusahaan sejauh ini mengambil bantuan dari program hibah pemerintah untuk usaha kecil, peritel dan sektor perhotelan.

Program bantuan bagi bisnis kecil mencapai 10.000 poundsterling, sedangkan untuk peritel dan industri perhotelan jumlahnya mencapai 25.000 poundsterling.

Kanselir Menteri Keuangan Rishi Sunak juga meluncurkan paket perlindungan pekerja dan bisnis dari krisis yang disebabkan oleh pandemi.

Namun, pemerintah Inggris harus menulai kritik akibat lamban dalam mengeksekusi pencairannya.

Pada hari Minggu, Sekretaris Bisnis Alok Sharma mengatakan baru 4.200 pinjaman yang telah dicairkan oleh pemerintah di bawah program bantuan untuk usaha kecil.

Namun,mantan Gubernur Bank of England Mervyn King mengkritik jumlah pencairannya yang terlalu kecil. Dia menilai ada sesuatu yang salah dibalik program yang diluncurkan pemerintah Inggris tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top