Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Langgar Pembatasan Jumlah Penumpang, Polri: Pemudik Harus Putar Balik!

Polri menyatakan pihaknya akan menindak tegas pemudik yang melanggar ketentuan mengenai pembatasan jumlah penumpang di kendaraan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 07 April 2020  |  17:02 WIB
Kendaraan roda empat yang didominasi pemudik melintas di Jalan Tol Trans Jawa Semarang-Solo Km 427, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). - ANTARA / Aji Styawan
Kendaraan roda empat yang didominasi pemudik melintas di Jalan Tol Trans Jawa Semarang-Solo Km 427, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). - ANTARA / Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian bakal mengembalikan para pemudik ke Jakarta jika melanggar ketentuan jaga jarak aman selama menggunakan kendaraan pribadi ke kampung halaman.

Kabag Operasi Korps Lalu Lintas Polri Kombes Pol Benyamin mengemukakan bahwa Kepolisian telah menyiapkan pos hingga check point untuk pemudik yang melanggar ketentuan tersebut.

Menurut Benyamin, pos maupun check point tersebut bisa digunakan untuk menurunkan kelebihan penumpang di dalam kendaraan roda empat maupun roda dua.

"Nanti akan kita putarbalik lagi ke arah Jakarta untuk para pemudik yang melanggar SOP," tuturnya, Selasa (7/4/2020).

Benyamin mencontohkan jika pemudik memakai kendaraan roda dua, maka diharuskan hanya seorang diri.

Kemudian, jika menggunakan mobil sedan dengan kapasitas empat penumpang dan satu sopir, maka hanya boleh diisi dua orang. Satu sopir dan satunya lagi penumpang.

Tidak hanya itu, posisi duduk sopir dan penumpang mobil itu juga tidak boleh bersebelahan, melainkan satu di depan dan satu di belakang. Untuk kendaraan, minibus seperti Avanza dan Xenia hanya boleh diisi tiga penumpang.

"Intinya harus setengah dari kapasitas penumpang kendaraan itu," katanya.

Dia menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil Kepolisian untuk mencegah penularan virus Corona atau Covid-19 ke kampung halaman pemudik asal Jakarta.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak mudik, karena akan mempercepat proses penyebaran virus Corona atau covid-19," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri Virus Corona Mudik Lebaran
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top