Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Corona Meluas, India Hentikan Layanan Kereta Api

Hampir seluruh layanan kereta api di India akan berhenti beroperasi hingga 31 Maret.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 22 Maret 2020  |  18:47 WIB
Bendera India - Cultural India
Bendera India - Cultural India

Bisnis.com, JAKARTA - Negara dengan populasi terbesar kedua, India membatalkan layanan keretanya. Hal ini diikuti dengan permintaan berbagai negara bagian agar menutup layanan non-esensial seiring dengan lockdown untuk mencegah virus corona menyebar ke berbagai daerah.

Dikutip dari Bloomberg, Minggu (22/3/2020), hampir seluruh layanan kereta api akan berhenti beroperasi hingga 31 Maret. Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Perkeretaapian beberapa jam menuju kebijakan jam malam oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Penutupan total atau lockdown telah menciptakan antrean panjang oleh ribuan migran miskin yang memadati stasiun kereta api. Mereka memilih pulang kampung akibat ancaman tidak memiliki penghasilan dalam beberapa pekan ke depan.

Antrean ini dikhawatirkan justru menjadi pusat penyebaran virus corona mengingat India memiliki jaringan kereta api terpanjang keempat di dunia yang mengangkut rata-rata lebih dari 20 juta penumpang per hari, atau kira-kira sebesar populasi Australia.

"Kami harus menghentikan perjalanan kereta. Sangat penting untuk menghentikan kereta untuk menghentikan penyebaran virus corona," Shivaji Daund, komisaris divisi dengan pemerintah negara bagian Maharashtra di Ibu Kota Mumbai.

Setidaknya, sebanyak 14 pelancong kereta api telah dinyatakan positif virus corona di India selama sepekan terakhir, termasuk dua orang yang telah diperintahkan untuk melakukan karantina mandiri.

Jalanan di India terlihat sepi ketika warga memilih di rumah usai seruan Modi terkait jam malam sukarela sepanjang 14 jam pada hari Minggu. Seruan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengekang penyebaran virus di seluruh negara.

Hingga hari ini, India telah melaporkan 324 kasus virus corona (Covid-19). Para ahli penyakit menular telah memperingatkan bahwa India akan menghadapi peningkatan kasus dalam beberapa pekan mendatang.

Dr. T. Jacob John, mantan kepala Dewan India untuk Pusat Penelitian Medis untuk Penelitian Lanjutan dalam Virologi, mengungkapkan jumlahnya akan 10 kali lebih tinggi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india Virus Corona
Editor : Annisa Sulistyo Rini
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top