Korupsi Jiwasraya: Kejagung Diterjang Gelombang Protes

Kejaksaan Agung mendapatkan protes dari sejumlah pihak yang keberatan atas pemblokiran rekening efek perusahaannya yang bergerak di sektor pasar modal akibat kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero)n 
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  01:02 WIB
Korupsi Jiwasraya: Kejagung Diterjang Gelombang Protes
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengakui mendapatkan gelombang protes dari sejumlah pihak yang tidak terima rekening efeknya terblokir dalam perkara tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
 
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan hingga saat ini sudah ada 70 pihak yang protes ke tim penyidik, terkait pemblokiran rekening efek miliknya.
 
Menurutnya, sejumlah pihak  tersebut protes dan keberatan atas pemblokiran rekening efek perusahaannya yang bergerak di sektor pasar modal.
 
"Hari ini ada 20 orang yang keberatan, Senin kemarin ada 50 orang. Jadi totalnya sudah 70 orang yang keberatan, yang jelas rekening itu terkait pasar modal," tuturnya, Jumat malam (14/2).
 
Febrie menegaskan tim penyidik bakal memeriksa pihak-pihak yang protes dan keberatan rekening efeknya turut serta terblokir pada kasus korupsi  Asuransi Jiwasraya. Pemeriksaan itu, menurutnya untuk menyelidiki sejauh mana keterlibatan para pihak dengan kasus korupsi yang diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp17 triliun tersebut.
 
"Ya nanti bakal kita cek satu-persatu ya, sejauh mana rekeningnya itu terlibat," katanya.
 
Sebelumnya, tim penyidik Kejagung memblokir 800 rekening efek yang diduga terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi Asuransi Jiwasraya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kejagung, jiwasraya

Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top