Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ratusan Generasi Muda Sosialisasikan Sensus Penduduk Online 2020

Penggunaan metode online pertama kali diterapkan di Indonesia pada tahun ini atau dalam penyelenggaraan sensus penduduk ketujuh.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  20:32 WIB
Karyawan melintas di dekat logo Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, Selasa (2/5). - JIBI/Nurul Hidayat
Karyawan melintas di dekat logo Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, Selasa (2/5). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Sekitar 300 generasi Z dan milenial turun ke jalan untuk menyosialisasikan penyelenggaraan Sensus Penduduk atau SP Online 2020.

Sejak pagi ratusan pemuda tersebut telah berkumpul di Gedung 1 Kantor Pusat Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta. Mereka mengikuti sosialisasi penyelenggaraan SP Online 2020 yang berlangsung pada 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020 pukul 23.59 WIB.

Mereka tampak antusias mengikuti gelaran sosialisasi, mulai dari pemaparan apa itu sensus penduduk dan fungsinya, hingga penjelasan teknis mengenai sensus penduduk secara online. Sensus dengan metode tersebut baru diterapkan di Indonesia pada tahun ini atau dalam penyelenggaraan SP ketujuh.

Nabila Bianca, seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS) datang ke gelaran sosialisasi tersebut bersama 19 orang temannya. Kepada Bisnis, dia bercerita bahwa seluruh mahasiswa STIS yang mengikuti sosialisasi tersebut berangkat bersamaan dari kampusnya, dengan akomodasi yang telah disediakan pihak kampus.

Dia mengetahui informasi penyelenggaraan SP Online 2020 dari surat edaran pihak kampus, yang merupakan kampus kedinasan dari BPS. Nabila mengaku tertarik untuk berpartisipasi dalam sensus yang berlangsung setiap dasawarsa, selagi ada kesempatan.

"Ini program sepuluh tahun sekali, kapan lagi bisa ikutan. Nanti juga kan bakal penempatan di BPS [setelah lulus kuliah], sehingga ingin belajar lebih awal mengenai sensus," ujar Nabila kepada Bisnis, Sabtu (15/2/2020).

Selain itu, Bisnis pun berbincang dengan Kennedy, salah seorang siswa Mahatma Gandhi School Jakarta yang turut mengikuti sosialisasi SP Online. Dia memiliki alasan sederhana untuk mengikuti kegiatan tersebut bersama empat orang teman sekolahnya.

"Ini sambil mengisi waktu libur, bisa berkumpul juga bersama teman sekolah, lalu bisa bertemu teman baru juga. Dan saya juga ingin tahu bagaimana sensus penduduk itu [berlangsung]," ujar Kennedy di sela gelaran sosialisasi.

Para peserta mengikuti sosialisasi di Kantor BPS hingga siang hari. Setelah itu, sekitar pukul 14.00 WIB mereka melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat di sekitaran Jakarta untuk melakukan SP Online, berbekal materi sosialisasi dari BPS.

Kennedy bersama puluhan peserta lain, didampingi oleh sejumlah panitia sosialisasi, menemui masyarakat di sekitaran Kota Tua, Jakarta. Dia menjelaskan mengenai pelaksanaan SP Online 2020 beserta prosedur pengisian sensus.

Sekretaris Utama BPS Adi Lumaksono menjelaskan bahwa masyarakat dapat melakukan sensus secara pribadi di laman sensus.bps.go.id.

Adi menjabarkan bahwa masyarakat perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) sebelum memulai sensus. Setelah itu, masyarakat perlu membuat akun dan password untuk kemudian dapat memulai sensus penduduk.

"Mudah kok, cuma 22 pertanyaan, isinya juga lebih banyak pilihan yang tinggal klik, tidak ada upload foto atau yang lain-lain. Kalau semuanyanya lancar, per orang itu tidak lebih dari lima menit selesai," ujar Adi usai gelaran sosialisasi SP Online 2020 di Kantor Pusat BPS, Jakarta pada Sabtu (15/2/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bps Sensus Penduduk
Editor : Annisa Sulistyo Rini
0 Komentar

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top