Sensus Penduduk Online Hanya Perlu 5 Menit

BPS memperkirakan penyelenggaraan sensus secara online dapat menjangkau sekitar 22,9 persen penduduk Indonesia, sehingga akan mempermudah proses manual pada Juli 2020.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  12:49 WIB
Sensus Penduduk Online Hanya Perlu 5 Menit
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto (kanan) didampingi Deputi Bidang Statistik Produksi M Habibullah menyampaikan Inflasi Juli 2018 di Jakarta, Rabu (1/8/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik atau BPS menyatakan proses sensus penduduk secara online hanya memerlukan waktu lima menit. Sensus tersebut dapat diisi mulai hari ini.

Sekretaris Utama BPS Adi Lumaksono menjelaskan pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) Online berlangsung pada 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020 pukul 23.59 WIB. Masyarakat dapat mengisi data-data yang diperlukan di laman sensus.bps.go.id.

Adi menjabarkan masyarakat perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) sebelum memulai sensus. Setelah itu, masyarakat perlu membuat akun dan password untuk kemudian dapat memulai sensus penduduk.

"Mudah kok, cuma 22 pertanyaan, isinya juga lebih banyak pilihan yang tinggal klik, tidak ada upload foto atau yang lain-lain. Kalau semuanyanya lancar, per orang itu tidak lebih dari lima menit selesai," ujar Adi usai gelaran sosialisasi SP Online 2020 di Kantor Pusat BPS, Jakarta pada Sabtu (15/2/2020).

Dia pun menjelaskan sensus online untuk setiap KK dapat diwakili oleh salah seorang anggota KK dengan NIK tercantum. Setiap NIK pun memiliki dua kesempatan untuk melakukan pengisian atau pembaharuan data sensus.

BPS mengklaim bahwa situs pengisian sensus penduduk dapat diakses oleh 2 juta akun per menit. Selain itu, Adi pun menjamin bahwa data masyarakat yang dimasukkan dalam SP Online 2020 akan terjamin kerahasiaannya.

"Kalau data sudah ada di BPS kami jamin kerahasiannya, kami menggunakan database-nya juga kan dari Dukcapil Kemendagri. Lalu, kami pun kalau mengeluarkan data kan agregat, tidak akan terlihat per individu," ujar Adi.

Penyelenggaraan sensus penduduk secara online menjadi yang pertama di Indonesia, yakni pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh. BPS memperkirakan bahwa penyelenggaraan sensus secara online dapat menjangkau sekitar 22,9 persen penduduk Indonesia, sehingga akan mempermudah proses sensus manual pada Juli 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bps, Sensus Penduduk

Editor : Annisa Sulistyo Rini
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top