Negatif Virus Corona, WNI dari Wuhan Dilepas dengan Adat Melayu

Upacara tepung tawar biasanya diadakan saat menerima tamu yang baru datang. Adat tepung tawar mengenakan daun khusus dan air putih.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  09:59 WIB
Negatif Virus Corona, WNI dari Wuhan Dilepas dengan Adat Melayu
Bupati Natuna Hamid Rizal memberikan keterangan kepada awak media di Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan yang akan menyelesaikan masa observasi  virus corona 14 hari di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, akan dilepas dengan acara adat.

"Nanti dari lembaga adat, akan ada doa selamat tepung tawar," kata Bupati Natuna Kepulauan Riau Hamid Rizal di sela persiapan pemulangan WNI dari Wuhan di Natuna, Sabtu (15/2/2020).

Upacara tepung tawar biasanya diadakan saat menerima tamu yang baru datang. Adat tepung tawar mengenakan daun khusus dan air putih.

"Diletakkan di kendi, tangan masuk dalam. Habis itu sama-sama berdoa," kata dia.

Doa yang akan disampaikan agar para WNI dari Wuhan bisa selamat, sehat sampai ke daerah asalnya masing-masing.

"Ini menunjukkan bahwa warga kita selamat sampai ke sini dan pulang, itu adat kami," kata dia.

Hamid belum memastikan kapan dan dimana upacara adat itu bisa dilaksanakan karena secara protokol kesehatan, masa karantina WNI dari Wuhan berakhir Sabtu pukul 12.00 WIB.

"Lihat protokol sini, bagaimana pengaturannya. Kita tidak bisa gegabah," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Indonesia mengevakuasi WNI dari Wuhan China karena wabah virus corona. Ratusan WNI yang dievakuasi diobservasi di Natuna, dan mereka dalam keadaan sehat dan negatif virus corona.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
virus corona, natuna, wni

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top