Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korupsi Jiwasraya: Kejagung Klarifikasi Tudingan Salah Blokir Tanah

Kejaksaan Agung memberi penjelasan terkait pernyataan Direktur PT Hanson International Tbk Adnan Tabrani yang tidak terima tanah pada perumahan Millenium City dan Forest Hill Parungpanjang diblokir tim penyidik.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  11:43 WIB
Perumahan Forest Hill dan Millenium City di Parungpanjang, Kabupaten Bogor Jawa Barat yang tanahnya telah diblokir penyidik Kejagung atas dugaan pencucian uang tersangka Benny Tjokro dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya. JIBI - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi.
Perumahan Forest Hill dan Millenium City di Parungpanjang, Kabupaten Bogor Jawa Barat yang tanahnya telah diblokir penyidik Kejagung atas dugaan pencucian uang tersangka Benny Tjokro dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya. JIBI - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi.

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung memberi penjelasan terkait pernyataan Direktur PT Hanson International Tbk Adnan Tabrani yang tidak terima tanah pada perumahan Millenium City dan Forest Hill Parungpanjang diblokir tim penyidik.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono menegaskan bahwa tim penyidik sudah melakukan pengecekan terhadap kepemilikan dua bidang tanah di perumahan tersebut ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

Hasilnya, menurut Hari, nama tersangka Benny Tjokrosaputro telah terdaftar sebagai pemilik tanah seluas 20 hektare di perumahan Millenium City dan 60 hektare di Perumahan Forest Hill yang berlokasi di Jalan Raya Kabasiran, Parungpanjang, Bogor Jawa Barat.

"Tim penyidik sudah melakukan pengecekan ke BPN ya, dua bidang tanah di perumahan itu masih atas nama tersangka BT. Bisa saja nama pemilik diubah di lapangan, tetapi nama di BPN masih atas nama tersangka BT, makanya kami blokir," tutur Hari, Jumat (14/2/2020).

Hari menjelaskan bahwa tanah yang telah diblokir penyidik di Perumahan Millenium City dan Forest Hill itu kini sudah tidak bisa lagi diperjual-belikan atau diambil alih oleh siapa pun. Hal itu akan berlangsung selama tim penyidik Kejagung masih melakukan penyidikan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Kasus ini ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp13,7 triliun.

"Kalau sudah diblokir, artinya tanah itu tidak bisa lagi diapa-apakan. Baik dijual maupun dibalik nama lain," kata Hari.

Sebelumnya, Direktur PT Hanson International Tbk Adnan Tabrani protes terhadap penyidik Kejagung yang telah memblokir tanah di Perumahan Forest Hill dan Millenium City. Kedua tanah yang diblokir itu berlokasi di Jalan Raya Kabasiran, Parungpanjang, Bogor, Jawa Barat.

Adnan mengklaim bahwa tanah di kedua perumahan itu bukan milik tersangka Benny Tjokrosaputro secara pribadi, kendati nama tersangka Benny tertera sebagai pemilik sah tanah tersebut di BPN.

Menurut Adnan, PT Hanson International merupakan perusahaan milik publik dan tersangka Benny hanya memiliki saham sekitar 6 persen. Adnan juga menyebutkan dalam struktur perusahaan PT Mandiri Mega Jaya (MMJ) selaku pengembang perumahan Forest Hill Parungpanjang, saham PT hanson International Tbk sebesar 99 persen. Sementara, MMJ memiliki 41 persen saham PT Pacific Millenium City yang mengembangkan perumahan Millenium City tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya Benny Tjokrosaputro
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top