Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trump Tandatangani Ratifikasi USMCA Pengganti NAFTA

USMCA dibuat selama bertahun-tahun melalui negosiasi antara ketiga negara untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) 1994.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  07:34 WIB
Presiden AS Donald Trump berpidato dalam penandatanganan perjanjian perdagangan Amerika Utara yang baru pada hari Rabu (29/1/2020) dalam sebuah upacara terbuka di Gedung Putih dihadiri oleh sekitar 400 tamu. - Reuters
Presiden AS Donald Trump berpidato dalam penandatanganan perjanjian perdagangan Amerika Utara yang baru pada hari Rabu (29/1/2020) dalam sebuah upacara terbuka di Gedung Putih dihadiri oleh sekitar 400 tamu. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS Donald Trump menandatangani pakta perdagangan Amerika Utara, USMCA yang baru dengan Kanada dan Meksiko untuk dijadikan undang-undang dengan menyatakan "masa depan yang gemilang" bagi industri AS.

USMCA dibuat selama bertahun-tahun melalui negosiasi antara ketiga negara untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) 1994.

Trump telah lama berkampanye melawan NAFTA, yang katanya hanya membuat banyak lapangan kerja AS direbut pekerja asing.

Hari ini, kita akhirnya mengakhiri mimpi buruk NAFTA," katanya pada upacara penandatanganan perjanjian baru di Gedung Putih seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (30/1/2020).

Analis mengatakan USMCA masih mempertahankan banyak elemen NAFTA, kesepakatan besar yang menciptakan zona perdagangan bebas di seluruh Amerika Utara yang sangat berpengaruh pada seluruh industri dan rantai pasokan.

Sedangkan para ekonom mengatakan bahwa NAFTA telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan standar hidup di Amerika Utara.

Pakta itu juga telah mengikat ketiga negara dalam jaringan aturan dan layanan perdagangan yang kompleks.

Akan tetapi, kesepakatan baru itu mengubah aturan konten pada manufaktur mobil untuk meningkatkan lapangan kerja AS dan menuntut gaji yang lebih tinggi untuk beberapa pekerja mobil asal Meksiko.

Kesepakatan itu juga membuat perubahan e-commerce, perlindungan kekayaan intelektual dan penyelesaian sengketa bagi investor, serta memberlakukan ketentuan tenaga kerja yang lebih keras, yang membutuhkan reformasi undang-undang Meksiko.

Meksiko telah meratifikasi perjanjian baru itu pada 10 Desember lalu, sedangkan Kanada akan mengikutinya dalam beberapa minggu mendatang.

Bagi Trump, "kemenangan kolosal" USMCA cocok dengan pesan kampanye "American First" menjelang pertarungan pada pemilu November mendatang. Sedangkan saat ini dia tengah menghadapi sidang pemakzulan.

"Dua dekade politisi mencalonkan diri untuk menggantikan NAFTA, namun ketika terpilih mereka tidak pernah mencoba," katanya kepada pejabat pemerintah, anggota parlemen, perwakilan serikat pekerja yang berkumpul di Gedung Putih.

"Saya tidak seperti politisi lainnya. Saya menepati janji saya," uarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

meksiko Donald Trump
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top