Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Warga Israel Sekarang Bisa Dapat Izin Haji dan Umroh

Pada Minggu (26/1/2020), Israel resmi mengizinkan warganya untuk melakukan kunjungan ke Arab Saudi, hanya untuk keperluan Haji atau Umroh serta keperluan bisnis.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  10:17 WIB
Kamp jemaah haji di Mina, Arab Saudi - Reuters
Kamp jemaah haji di Mina, Arab Saudi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA-- Israel, Minggu (26/1/2020), resmi mengizinkan warganya untuk melakukan kunjungan ke Arab Saudi, hanya untuk keperluan Haji atau Umroh serta keperluan bisnis.

Ketentuan ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri. Sayangnya, pemerintah Arab Saudi hingga saat ini belum memberikan komentar apapun terkait dengan kebijakan Israel tersebut.

Kendati membuka izin, warga Israel tetap harus mengurus izin masuk ke Arab Saudi. Di bawah aturan hukum pencegahan infiltrasi, warga Israel sudah sejak lama dilarang mengunjungi Arab Saudi.

Pengumuman Kementerian Dalam Negeri Israel ini dirilis jelah pertemuan antara pemerintah AS dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang rencananya membahas tentang rencana perdamaian di Timur Tengah.

Pemerintah Arab Saudi ikut serta dalam konferensi tentang perdamaian Timur Tengah dan sepakat mendukung rencana perdamaian yang digulirkan AS.

"Ini [izin berkunjung ke Arab Saudi] tidak akan dipublikasi hari ini, jika ada 'mata AS' dalam persoalan ini dan Arab Saudi - Israel paham," ujar Direktur Moshe Dayan Center for Middle Eastern and African Studies Uzi Rabi di Tel Aviv University.

Pemimpin Palestina menolak pembicaraan dengan pemerintah AS. Palestina menilai AS lebih mendukung Israel, termasuk memindahkan kedutaan AS ke Jerusalem. Pemindahan kedutaan ini berarti AS mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan dan sekaligus mengakui penaklukan Israel di Tepi Barat bukan hal yang ilegal.

Netanyahu telah berulang kali mengungkapkan rencananya menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Arab Saudi, serta beberapa negara Teluk lainnya, setelah negara-negara di wilayah ini memiliki kecemasan  yang sama tentang Iran. Kendati membuka izin kunjungan ke Arab Saudi, warga Israel tetap akan kesulitan karena tidak ada penerbangan langsung yang menghubungkan kedua negara.

Kedua negara juga tidak memiliki hubungan resmi. Selama ini, warga muslim Israel yang ingin melakukan Umroh atau Haji harus mengunakan paspor sementara dari Yordania. Pada 2018, Arab Saudi berencana untuk menutup celah akses tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji israel

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top