Prabowo Minta Anggaran Alutsista Dinaikkan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan anggaran belanja alat utama sistem persenjataan TNI atau alutsista masih terlalu kecil.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  13:38 WIB
Prabowo Minta Anggaran Alutsista Dinaikkan
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemhan, Jakarta, Selasa (3/12/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan anggaran belanja alat utama sistem persenjataan TNI atau alutsista masih terlalu kecil.

Prabowo menyatakan dirinya sedang memperjuangkan agar pos anggaran untuk belanja alutsista ditingkatkan.

Menurut Prabowo anggaran belanja alutsista TNI untuk pertahanan Indonesia masih terbilang kecil dibandingkan dengan negara tetangga.

"Jadi anggaran kita di Asia Tenggara terkecil dibanding negara tetangga kita. Kita tidak sampai satu persen dari GDP (growth domestic product) kita, dari produksi domestik bruto kita," kata Prabowo di Kemenhan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Adapun total anggaran yang digelontorkan untuk Kemenhan sendiri pada 2020 Rp131 triliun. Jumlah itu jadi yang terbesar ketimbang pos anggaran kementerian lain.

Lebih lanjut, 30 persen anggaran Kemenhan diproyeksikan untuk belanja alutsista baik di dalam maupun luar negeri.

Prabowo menilai anggaran tersebut masih terbilang kecil dibandingkan dengan negara-negara lain.

"Kita baru sekitar 0,8 persen. Tetangga-tetangga kita ada yang 2 persen, 3 persen," ucapnya.

Menurut Prabowo pos anggaran itu patut ditingkatkan. Pasalnya, hal tersebut berkaitan dengan kedaulatan bangsa.

"Ini yang sedang saya perjuangkan, supaya anggaran ditingkatkan untuk menjamin kedaulatan kita, menjaga wilayah kita mengamankan kekayaan, kita supaya tidak dicuri bangsa-bangsa lain," tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
alutsista, prabowo subianto

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top