Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CEK FAKTA : Benarkah Ada Bom Rakitan di Cikupa? Ini Penjelasan Polda Banten

Kepolisian Daerah Banten memastikan bahwa barang mencurigakan yang ditemukan di pergudangan Milenium Cikupa Tangerang Banten pada Kamis 28 November 2019 bukan bom rakitan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 November 2019  |  17:43 WIB
Ilustrasi-Penjinak bom memeriksa benda yang diduga berisi bom - Antara
Ilustrasi-Penjinak bom memeriksa benda yang diduga berisi bom - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Barang mencurigakan ditemukan di sebuah pergudangan Milenium Cikupa, Tangerang, Banten.

Barang mencurigakan yang ditemukan pada Kamis (28/11/2019) itu sempat mengundang kekhawatiran jangan-jangan rangkaian bom rakitan.

Namun, setelah diperiksa, Kepolisian Daerah Banten memastikan bahwa barang mencurigakan yang ditemukan di pergudangan Milenium Cikupa Tangerang Banten tersebut bukan bom rakitan.

Komandan Satbrimobda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi mengatakan pihaknya mengirim dua Satuan Penjinak Bom (Jibon) ke lokasi serta 13 personel dari Detasemen Gegana ke lokasi temuan. 

Menurut Reeza barang mencurigakan tersebut terdiri atas satu botol cairan light mineral oil, paku, jam weker, kabel 8 centimeter dan baterai 1,5 volt.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, barang tersebut tidak ada indikasi yang merupakan rangkaian bom," tutur Reeza dalam keterangan resminya, Kamis (28/11/2019).

Benda mencurigakan itu, menurut Reeza, telah dibawa unit reskrim Polresta Tangerang untuk diamankan. Reeza kembali memastikan bahwa barang tersebut bukan bom.

"Tidak ada indikasi yang  merupakan rangkaian bom," kata Reeza.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cikupa bom rakitan Polda Banten
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top